Ungkap Kasus SD Roboh di Pasuruan, Polisi Gandeng Ahli Kementerian PUPR

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan Tim Laboratorium Forensik Polda Jatim telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait insiden ambruknya sekolah tersebut.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 06 November 2019  |  15:52 WIB
Ungkap Kasus SD Roboh di Pasuruan, Polisi Gandeng Ahli Kementerian PUPR
Anggota tim labfor Polda Jatim melakukan olah TKP kelas yang ambruk di Sekolah Dasar (SD) Negeri Gentong, Kecamatan Gadingrejo, Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (5/11/2019). - ANTARA/Umarul Faruq

Bisnis.com, Jakarta – untuk mengecek spesifikasi bangunan sekolah serta menemukan penyebab robohnya Sekolah Dasar Negeri Gentong di Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, Jawa Timur, polisi menggandeng ahli dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan Tim Laboratorium Forensik Polda Jatim telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait insiden ambruknya sekolah tersebut.

“Apakah nanti ditemukan spesifikasi bangunan yang tidak sesuai standar keamanan. Apakah ada perbuatan melanggar hukum apa tidak,” kata Brigjen Dedi, di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Rabu (6/11/2019).

Sebelumnya, bangunan Sekolah Dasar Negeri Gentong di Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, Jawa Timur ambruk saat kegiatan belajar mengajar berlangsung pada Selasa (5/11).

Bangunan sekolah yang ambruk meliputi ruang kelas IIA dan IIB serta ruang kelas VA dan VB.

Akibat peristiwa ini, dua orang meninggal dunia, yaitu seorang guru dan seorang siswa, serta belasan lainnya luka-luka.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
polisi, sekolah

Sumber : Antara

Editor : M. Taufikul Basari
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top