Profil Juliari Batubara, Pengusaha Pelumas yang Dipanggil Jokowi ke Istana

Wakil Bendahara Umum PDIP Juliari P. Batubara menyambangi istana dalam proses menjelang pengumuman kabinet Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Juliari saat ini adalah anggota DPR RI terpilih periodr 2019-2024.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 22 Oktober 2019  |  11:28 WIB
Profil Juliari Batubara, Pengusaha Pelumas yang Dipanggil Jokowi ke Istana
Juliari Batubara - Bisnis/Yodie Hardiyan

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Bendahara Umum PDIP Juliari P. Batubara menyambangi istana dalam proses menjelang pengumuman kabinet Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Juliari saat ini adalah anggota DPR RI terpilih periode 2019-2024.

Sebelumnya, Juliari duduk di Komisi VI DPR-RI. Komisi tersebut membidangi perdagangan, perindustrian, investasi, koperasi, UKM & BUMN, dan standarisasi nasional.

Kiprah politik pria kelahiran 22 Juli 1972 ini dimulai saat ia menjadi anggota Badan Pemenangan Pemilu Pusat PDIP pada 2003 dan 2008.

Dua tahun setelahnya atau pada 2010, Juliari dipercaya menjabat sebagai Wakil Bendahara Umum DPP PDI Perjuangan. Di PDIP ia mencalonkan diri sebagai anggoga legislatif pada Pemilu 2014 silam.

Saat itu, dia mewakili Daerah Pemilihan Jawa Tengah I dengan perolehan sebanyak 128.956 suara.

Juliari sempat menduduki jabatan penting di beberapa perusahaan sebelum terjun ke dunia politik. Pada 2003, Juliari sempat menjabat sebagai Direktur Utama PT Wiraswasta Gemilang Indonesia (perusahaan pelumas kendaraan bermotor ; Pennzoil dan Evalub) dan Direktur Utama PT Arlinto Perkasa Buana.

Selain itu, Juliari juga pernah duduk di kursi Direktur PT Bwana Energy pada 2004 dan Komisaris Utama PT Tridaya Mandiri pada 2005.

Selain di dunia bisnis, Juliari juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (PP IMI) tahun 2003 – 2011, dan Ketua IV Pemberdayaan Usaha dan Masyarakat PB PERBASI (Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia), tahun 2002 – 2004.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pdip, Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Editor : Akhirul Anwar
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top