Tes Wawancara Capim KPK, Masinton: Pimpinan KPK Harus Berani

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mulai melakukan uji kelayakan dan kepatutan kepada 10 calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tahapan tes wawancara dibagi dua hari untuk masing-masing 5 peserta.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 11 September 2019  |  11:28 WIB
Tes Wawancara Capim KPK, Masinton: Pimpinan KPK Harus Berani
Wakil Ketua Pansus Hak Angket KPK Masinton Pasaribu memperlihatkan isi koper yang ia bawa saat mendatangi KPK, Jakarta, Senin (4/9). - ANTARA/Rosa Panggabean

Bisnis.com, JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mulai melakukan uji kelayakan dan kepatutan kepada 10 calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tahapan tes wawancara dibagi dua hari untuk masing-masing 5 peserta.

Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Masinton Pasaribu mengatakan bahwa legislatif akan mendalami penilaian profil setiap calon yang diberikan sebelumnya oleh panitia seleksi calon pemimpin Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kemudian mengenai tentang komitmen mereka terhadap agenda pemberantasan korupsi melalui KPK,” katanya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Masinton menjelaskan bahwa DPR memiliki beberapa kriteria terkait calon yang akan dipilih. Khusus dia pribadi, petinggi antirasuah harus berani, termasuk penataan di internal. 

“Itu tidak bisa kita pungkiri ada friksi-friksi di dalam KPK itu sendiri terutama menyangkut pegawai. Organisasi KPK itu  harus sehat. Tidak boleh ada friksi-friksi di dalamnya karena ini menyangkut penegakan  hukum,” jelasnya. 

Saat tes wawancara nanti, salah satu yang akan ditanya juga mengenai pendapat para calon soal revisi Undang-Undang nomor 30 tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Mereka harus menerima keputusan politik. 

“Pimpinan KPK sekarang ya apalagi capim KPK ini wajib taat pada undang-undang dasar dan perundang-undangan. Mereka kan disumpah sebagai pejabat negara sumpahnya sumpah negara bukan sumpah pocong maka taatlah pada aturan undang-undang dasar dan perundang-undangan,” ucapnya. 

Lima capim yang akan menjalani tes hari ini adalah Nawawi Pomolango, Lili Pintauli Siregar, Sigit Danang Joyo, Nurul Ghufron, dan I Nyoman Wara. Setiap orang diberi waktu 90 menit.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
KPK, korupsi, dpr

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top