Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Fadli Zon : Penambahan Kursi Pimpinan MPR Tak Habiskan Dana Triliunan

Wacana penambahan kursi pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat dari 5 untuk periode 2019—2024 menjadi 8 atau 10 masih terus dirundingkan dalam lobi politik antarpartai.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 20 Agustus 2019  |  14:35 WIB
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (16/8/2019). - Bisnis/Lalu Rahadian
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (16/8/2019). - Bisnis/Lalu Rahadian

Bisnis.com, JAKARTA – Wacana penambahan kursi pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat dari 5 untuk periode 2019—2024 menjadi 8 atau 10 masih terus dirundingkan dalam lobi politik antarpartai.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fadli Zon mengatakan bahwa komunikasi adalah upaya untuk perubahan dalam menyatukan ketatanegaraan. 

“Apalagi MPR kan bukan institusi, badan, yang terlalu political practice. Jadi saya kira tidak ada masalah kalau ada perubahan itu,” kata Fadli di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (20/8/2019).

Fadli menjelaskan bahwa MPR berbeda dengan DPR karena tugasnya menyosialisasikan 4 pilar kebangsaan. Semakin banyak yang menyebarkan semakin baik.

Apabila sepakat kursi pimpinan MPR bertambah, Fadli mengklaim tidak akan terlalu banyak anggaran yang naik untuk pimpinan MPR. Dengan modifikasi pengetatan biaya, dana untuk penambahan pimpinan tidak mencapai triliunan.

“Tidak mungkin lah [capai triliun]. Saya kira tidak mungkin bisa sejauh itu,” jelas Fadli. 

Pada Juni 2018 saat pimpinan bertambah dari 5 jadi 8, MPR sempat mengajukan penambahan anggaran sebesar Rp350 miliar untuk gaji dan tunjangan tiga pimpinan baru. Berdasarkan hitung-hitungan, setiap pimpinan mengeluarkan sekitar Rp115 miliar. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mpr Fadli Zon
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top