Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PAN Minta Sebut Nama 'Penumpang Gelap' yang Disampaikan Gerindra

Partai Gerindra menyebut ada 'penumpang gelap' yang memanfaatkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada pemilu 2019. Isu tersebut tidak bisa dianggap remeh.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 12 Agustus 2019  |  18:50 WIB
Sufmi Dasco Ahmad/JIBI - Bisnis/Jaffry Prabu Prakoso
Sufmi Dasco Ahmad/JIBI - Bisnis/Jaffry Prabu Prakoso

Bisnis.com, JAKARTA — Partai Gerindra menyebut ada 'penumpang gelap' yang memanfaatkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada pemilu 2019. Isu tersebut tidak bisa dianggap remeh.

Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Daulay mengatakan bahwa ini karena 'penumpang gelap' itu menginginkan Indonesia kacau.

“Mereka ingin Indonesia ribut dan pada akhirnya menyalahkan Jokowi,” katanya saat dihubungi wartawan, Senin (12/8/2019).

Saleh menjelaskan bahwa karena 'penumpang gelap' ini potensial mendatangkan bahaya bagi keutuhan bangsa. Gerindra diminta untuk membuka seluas-luasnya tentang keberadaan orang-orang tersebut. Perlu diungkap siapa saja, motif, orang di belakangnya, dan bagaimana relasinya dengan Prabowo.

“Ini tidak boleh berhenti sampai pada isu saja. Harus dituntaskan agar semua pihak merasa nyaman dan tidak terusik,” jelasnya.

Saleh khawatir jika tidak diungkap akan ada orang yang merasa tertuduh dan memunculkan saling curiga. Dengan begitu muncul kegelisahan baru.

“Padahal, masyarakat kita saat ini sudah sangat tenang. Tidak ada riak-riak pascapenetapan pemenang pilpres,” ucapnya.

Penyebar isu ini pertama kali diembuskan oleh Wakil Ketua Umum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad. Dia menyebut ada penyusup di antara barisan pendukung Prabowo-Sandi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gerindra partai amanat nasional
Editor : Akhirul Anwar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top