Munas Golkar 2019: Norak, Cara Bamsoet Mainkan Isu Pemecatan Pendukungnya

Kubu Bambang Soesatyo atau Bamsoet dalam perebutan kursi ketua umum Partai Golkar memainkan wacana pemecatan para pendukungnya.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 12 Juli 2019  |  11:07 WIB
Munas Golkar 2019: Norak, Cara Bamsoet Mainkan Isu Pemecatan Pendukungnya
Ketua DPR Bambang Soesatyo memberikan paparan sebelum pencatatan perdana saham perseroan di Galeri BEI, Jakarta, Rabu (26/6/2019). - Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA – Kubu Bambang Soesatyo atau Bamsoet dalam perebutan kursi ketua umum Partai Golkar memainkan wacana pemecatan para pendukungnya.

Mereka menggunakan momentum tersebut untuk menyerang lawannya, Airlangga Hartarto.

Ketua DPP Golkar Bidang Omas, Sabil Rahman mengatakan bahwa yang dia pahami tidak ada kaitannya pemecatan para Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Golkar di Maluku terkait pergantian kursi nomor satu di Beringin. Itu seharusnya tidak disangkutpautkan. 

“Tapi, ini momentum jelang munas [musyawarah nasional]. Semua bisa dipolitisir untuk saling menggradasi satu sama lain,” katanya saat dihubungi, Jumat (12/7/2019).

Bahkan pendukung Bambang mengaitkan Joko Widodo dan Jusuf Kalla karena Ketua Golkar, Airlangga Hartarto telah membuat gaduh partai. Sabil menjelaskan ini hanya persepsi. 

Baginya, Airlangga adalah orang yang selalu mengikuti aturan. Isu diembuskan kepada Airlangga yang juga bakal mencalonkan diri sebagai calon ketua baru untuk mendiskreditkannya. 

“Itu lagi-lagi terkait munas. Dan itu jorok bagi saya. Norak. [bagi] tidak santun, di luar tata krama kegolkaran,” jelasnya.

Setidaknya ada sepuluh Ketua DPD II Golkar yang dinonaktifkan dan dinilai penyebab mendukung Bambang Soesatyo. Daerah tersebut yaitu  Kota Ambon, Kabupaten Buru, Kabupaten Seram Bagian Timur, Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten Seram Bagian Barat, Kabupaten Maluku Barat Daya, Kabupaten Kepulauan Aru, Kabupaten Tual, Kabupaten Maluku Tenggara, dan Kabupaten Buru Selatan.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jokowi, partai golkar, Bambang Soesatyo

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup