Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Kota Kuno Babilonia Ditetapkan Sebagai Warisan Dunia

Kota kuno Babel atau Babilonia di Irak, akhirnya ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO setelah sekian puluhan tahun dilakukan lobi oleh pemerintah setempat.
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 06 Juli 2019  |  11:01 WIB
Kota Kuno Babilonia Ditetapkan Sebagai Warisan Dunia
Kota Babilonia di Irak - Sumber: Reuters
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Kota kuno Babel atau Babilonia di Irak, akhirnya ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO setelah sekian puluhan tahun dilakukan lobi oleh pemerintah setempat.

Pemungutan suara penetapan tersebut dilakukan pada pertemuan Komite Warisan Dunia UNESCO di ibukota Azebaujan, Baku, yang menjadikan kota Mesopotamia kuno di Sungat Eufrat itu sebagai situs warisan dunia keenam.

Presiden Irak Barham Salih mengatakan bahwa akhirnya kota itu dikembalikan ke tempat yang selayaknya dalam sejarah dunia. Kota kuno Babel sendiri memang telah menjadi reruntuhan arkeologis bagi para peneliti.

Perdana Menteri Irak Adel Abdul Mahdi juga menyambuat baik penetapan itu, “Mesopotamia benar-benar pilar ingatan umat manusa dan tempat lahirnya peradaban dalam sejarah yang tercatat,” katanya dilansir Reuters, Sabtu (6/7/2019).

Pemerintah setempat mengatakan, mereka akan mengalokasikan dana untuk mempertahankan dan terus meningkatkan upaya konservasi.

Babel yang berkisar 85 kilometer ke arah selatan Baghdad dulunya merupakan pusat kerajaan yang luas dan terkenal dengan menara-menara serta kul mudbrick. Taman gantung yang dimiliki wilayah itu merupakan salah satu dari tujuh keajaiban kuno dunia.

Para pengunjung yang datang dapat berjalan di antara sisa-sisa bangunan yang terbuat dari bata dan tanah liat, membentang di sepanjang jalan 10 kilometer persegi. Terdapat juga patung Singa Babel yang terkenal dan sebagian besar dari Gerbang Ishtar yang asli.

Ketika matahari mulai terbenam di reruntuhan, para aktivis dan penduduk berbondong-bondong menuju replika gerbang Isthar di pintu masuk situs untuk merayakan tradisi mereka.

Warga dan pemandu wisata setempat berharap dengan penetapan ini, Babel akan lebih diperhatikan dengan baik dan serius. Para peneliti juga mengharapkan bisa terus mengeksplorasi dan melakukan riset lebih lanjut untuk mendapatkan berbagai informasi tentang sejarah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

irak arkeologi
Editor : Akhirul Anwar
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top