Perwakilan Perdagangan AS Janji Upayakan Penyelesaian Perjanjian Amerika Utara

Perwakilan Perdagangan Amerika Serikat (AS) Robert Lighthizer mengatakan dia berkomitmen untuk bekerja dengan Demokrat mengenai perubahan perjanjian perdagangan Amerika Utara yang baru.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 19 Juni 2019  |  07:57 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Perwakilan Perdagangan Amerika Serikat (AS) Robert Lighthizer mengatakan dia berkomitmen untuk bekerja dengan Demokrat mengenai perubahan perjanjian perdagangan Amerika Utara yang baru.

Lighthizer juga mengharapkan kesepakatan yang dihasilkan akan mendapatkan persetujuan luas di Kongres.

Lighthizer mengatakan kepada Komite Keuangan Senat dalam sidang hari Selasa (18/6/2019) bahwa dia bertekad untuk melakukan apa pun yang diperlukan untuk membuat kesepakatan itu lebih dapat ditegakkan. Hal ini merupakan salah satu prioritas utama Demokrat.

Perjanjian AS-Meksiko-Kanada, yang ditandatangani oleh para pemimpin pada bulan November, membutuhkan persetujuan oleh legislator di ketiga negara agar dapat berlaku.

Usulan mengejutkan Presiden Donald Trump bulan ini untuk mengenakan tarif pada semua impor Meksiko atas masalah keamanan perbatasan mengancam akan menggagalkan rencana tersebut. Namun saat ini kembali ke jalurnya setelah presiden mendapatkan kesepakatan migrasi dan mencabut ancamannya.

Harga Obat

Lighthizer telah bekerja erat dengan Demokrat, terutama Ketua DPR Nancy Pelosi, untuk menyelesaikan masalah tentang perjanjian baru, termasuk standar tenaga kerja dan lingkungan, serta penetapan harga obat, sebelum dapat melakukan pemungutan suara.

Kepala perdagangan menghadapi sejumlah pertanyaan tentang bagaimana perjanjian yang disebut USMCA itu akan ditegakkan, dan berjanji bahwa ia akan bekerja dengan Demokrat untuk membahas cara-cara meningkatkan sumber daya yang didedikasikan untuk memastikan hal itu.

Dia juga mengatakan akan mengatasi kekhawatiran Demokrat tentang risiko bahwa kesepakatan itu akan menaikkan harga obat AS.

Senator Demokrat Deborah Stabenow dari Michigan mengatakan AS "tidak dapat berada dalam posisi" di mana USMCA akan membuat lebih sulit untuk mengubah undang-undang AS untuk menurunkan harga obat-obatan.

Lighthizer mengatakan perjanjian itu tidak akan mengikat AS atau mencegah tindakan tersebut.

Para pemimpin bisnis dan beberapa orang di Gedung Putih mendorong untuk memberikan suara sebelum masa libur Kongres pada bulan Agustus, tetapi Demokrat mengatakan mereka tidak ingin mempercepat proses.

Perwakilan Kongres dari Partai Demokrat Jan Schakowsky, anggota kelompok perunding Pelosi mengenai kesepakatan perdagangan, mengatakan pada Selasa malam bahwa pemungutan suara di DPR mungkin dilakukan menjelang akhir tahun.

"Kami tidak merasakan adanya urgensi,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
NAFTA

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup