Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Polri: Mustofa Nahrawardaya Tak Sakit selama Ditahan

Bareskrim Polri mengungkapkan bahwa tersangka perkara dugaan ujaran kebencian dan penyebaran berita hoaks Mustafa Nahrawardaya tidak pernah mengeluhkan sakit selama menjadi tahanan Polisi.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 29 Mei 2019  |  12:55 WIB
Mustofa Nahrawardaya - Istimewa
Mustofa Nahrawardaya - Istimewa
Bisnis.com, JAKARTA - Bareskrim Polri mengungkapkan bahwa tersangka perkara dugaan ujaran kebencian dan penyebaran berita hoaks Mustofa Nahrawardaya tidak pernah mengeluhkan sakit selama menjadi tahanan polisi.
 
Hal tersebut diungkapkan Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Kombes Pol Rickynaldo Chairul saat membawa tersangka dari Rutan Bareskrim Polri ke ruang konsul.
 
Menurut Rickynaldo, tersangka Mustofa dibawa ke ruang konsul untuk diperiksa kesehatannya oleh dokter dari Pusdokkes Mabes Polri, karena selama ini isteri Mustafa, Cathy, kerap menyampaikan kepada media massa, suaminya tengah mengidap sejumlah penyakit salah satunya sakit rematik.
 
"Jadi intinya mau dikonsul apakah benar tersangka ini punya sakit rematik. Bareskrim akan undang tim dari Pusdokkes Polri untuk memeriksa kesehatan tersangka," tuturnya, Rabu (29/5/2019).
 
Menurutnya, penyidik juga telah memberikan izin ke pihak keluarga untuk membawa dokter khusus yang biasa digunakan keluarga untuk memeriksa kesehatan tersangka Mustofa Nahrawardaya. Selama menjalani masa tahanan, Mustafa tidak pernah sakit apapun.
 
"Jadi selama ditahan belum ada keluhan ya. Hanya beredar di media sosial kalau isterinya bilang yang bersangkutan sakit rematik," katanya.
 
 
 
 
 
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sakit Ujaran Kebencian hoax
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top