Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Vespa Jubir BPN Dahnil Belum Bayar Pajak, Polri Imbau Urus Surat-Suratnya

Polri mengimbau agar Juru Bicara Tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Dahnil Anzar Simanjuntak melakukan kewajibannya membayar pajak kendaraan dan STNK vespa yang telah mati selama 4 tahun 9 bulan.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 30 April 2019  |  12:54 WIB
Koordinator Juru Bicara Prabowo-Sandi di Twitter, Dahnil Anzar. - Twitter @dahnilanzar
Koordinator Juru Bicara Prabowo-Sandi di Twitter, Dahnil Anzar. - Twitter @dahnilanzar

Bisnis.com, JAKARTA - Polri mengimbau agar Juru Bicara Tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Dahnil Anzar Simanjuntak melakukan kewajibannya membayar pajak kendaraan dan STNK vespa yang telah mati selama 4 tahun 9 bulan.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Polri, Kombes Pol Asep Adi Saputra mengatakan bahwa pemilik kendaraan roda dua maupun roda empat yang telat memenuhi kewajibannya masih bisa mengurus administrasi kendaraan di Samsat setempat.

 Namun, menurutnya, pemilik kendaraan juga harus membayar denda akibat telat penuhi kewajibannya.

"Masih bisa diurus surat-suratnya, sepanjang itu kendaraan masih utuh ya. Pemilik kendaraan itu harus melaporkan atas tidak terlaksananya kewajiban dia membayar pajak. Ada mekanisme sendiri terkait itu, tentu juga ada denda yang akan dikenakan ke pemilik kendaraan," tuturnya kepada Bisnis, Selasa (30/4/2019).

Dahnil harus membawa vespanya ke Samsat setempat untuk dilakukan cek fisik dan mencocokkan nomor mesin, serta nomor rangka kendaraannya. Setelah itu, Asep menjelaskan, pemilik kendaraan baru bisa mengajukan untuk memperpanjang masa aktif kendaraannya.

"Tentu juga harus ada cek fisik ya nanti. Tujuannya agar bisa disesuaikan antara nomor rangka dan nomor mesinnya nanti agar sesuai dengan STNK," tambah Asep.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pajak kendaraan bermotor vespa
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top