Vespa Tuanya Belum Bayar Pajak, Jubir BPN Dahnil Dicerca Warganet

Unggahan Koordinator Juru Bicara Prabowo-Sandi di Twitter, Dahnil Anzar, Senin (29/4/2019), di Twitter bersama anak dan vespa tuanya tiba-tiba ramai dibahas warganet. Sekilas, tak ada yang aneh dari gambar tersebut.
Vespa Tuanya Belum Bayar Pajak, Jubir BPN Dahnil Dicerca Warganet Jaffry Prabu Prakoso | 30 April 2019 10:50 WIB
Vespa Tuanya Belum Bayar Pajak, Jubir BPN Dahnil Dicerca Warganet
Koordinator Juru Bicara Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar. - Twitter @dahnilanzar

Bisnis.com, JAKARTA – Unggahan Koordinator Juru Bicara Prabowo-Sandi di Twitter,  Dahnil Anzar, Senin (29/4/2019), di Twitter bersama anak dan vespa tuanya tiba-tiba ramai dibahas warganet. Sekilas, tak ada yang aneh dari gambar tersebut

Di situ Dahnil terlihat menggunakan kaos berwarna loreng cokelat dibalut rompi berwarna abu-abu. Dia mengenakan helm. Anaknya pun menggengam pelindung kepala. Selain memamerkan foto, Dahnil mencuit, “Ngantar anak lajang dulu...yuk.”

Akun pertama yang mempermasalahkan foto itu adalah @Gus_Raharjo dengan nama Belajar Ngaji. Ternyata motor vespa menjadi penyebabnya.

@Gus_Raharjo membalas unggahan Dahnil dengan memberikan tampilan layar bahwa vespa yang digunakan Dahnil tidak ada pajaknya. Terakhir kali dibayar kewajiban itu pada 2014.

“Vespanya keren ya mas @Dahnilanzar. Tapi sayang itu motor vespa sudah mati pajaknya sejak 2014. Kirim ke Solo mas suratnya saya bantu pajak,” balasnya.

Mulai dari situ, akun Dahnil diserang warganet. Ada yang meledek seharusnya bayar pajak, ada juga mengingatkan untuk hati-hati agar tidak kena tilang.

Lalu Dahnil menjawab @Gus_Raharjo dengan mengucap terima kasih atas kepeduliannya terhadap kendaraan yang dia miliki. Dia menerangkan bahwa vespa klasik itu dia beli tahun lalu di Yogyakarta.

Motor tua tahun rakitan 1975 tersebut ungkapnya dalam keadaan jelek, rusak, dan tidak layak pakai. Surat-surat motornya juga terbatas.

Setelah dibeli, Dahnil memodifikasi hingga terlihat menjadi lebih baru. “Terkait surat2 dan pajak sdng dicoba cari nama pemilik di surat,” balasnya.

Bagi para pecinta Vespa tua, Dahnil mengaku menjadi kesulitan utama adalah kepengurusan dan pemilik pertama di surat kendaraan. Bahkan ada pula yang suratnya tidak ada. 

Apabila @Gus_Raharjo bisa mengatasi surat tersebut, Dahnil tidak segan meminta bantuan. Dia malah bisa terbantu kalau benar demikian dan tidak lupa meminta kontak @Gus_Raharjo.

Meski ada yang mencerca, ada juga juga yang mendukung Dahnil. @anisadanur mengunggah Vespa birunya yang menjadi kinclong dan bisa digunakan kembali dengan pajak mati.

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini membalas, “Anak vespa klasik semua tahu masalah yg kita alami terkait vespa tua. Dia sedang melakukan politisasi saja, Mbak.”

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pajak kendaraan bermotor, vespa

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top