DUBES RI UNTUK KANADA & ICAO : Kita Belum Punya Perjanjian Perdangan Bebas

Kini, Indonesia-Kanada sudah mencatatkan sejumlah kerja sama, kendati masih perlu peningkatan, khususnya di bidang ekonomi.
Hafiyyan & Fitri Sartina Dewi
Hafiyyan & Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 25 April 2019  |  12:18 WIB
DUBES RI UNTUK KANADA & ICAO : Kita Belum Punya Perjanjian Perdangan Bebas
Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (Dubes LBBP) untuk Kanada merangkap ICAO Abdul Kadir Jaelani (kiri) beserta dubes lainnya mengikuti pelantikan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara Jakarta, Senin (7/1/2019). - ANTARA/Wahyu Putro A

Bisnis.com, JAKARTA — Sebenarnya hubungan Indonesia dan Kanada sudah terjalin sejak 1948. Namun, baru pada 1952 hubungan bilateral keduanya terjalin secara resmi. Kini, Indonesia-Kanada sudah mencatatkan sejumlah kerja sama, kendati masih perlu peningkatan, khususnya di bidang ekonomi. Untuk mengetahui strategi kerja sama ekonomi itu, Bisnis mewawancarai Duta Besar Indonesia untuk Kanada merangkap International Civil Aviation Organization (ICAO) Abdul Kadir Jailani. Berikut petikannya:

Sumber : Bisnis Indonesia

Tag : kanada, rubrik ambassador
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top