Update Petugas KPPS Meninggal Jadi 119 Orang, Teknis Santunan Belum Dibahas

Data terbaru Komisi Pemilihan Umum hingga sore ini, Selasa (23/4/2019), kelompok penyelenggara pemungutan suara atau KPPS yang meninggal dunia berjumlah 119 jiwa.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 23 April 2019  |  19:43 WIB
Update Petugas KPPS Meninggal Jadi 119 Orang, Teknis Santunan Belum Dibahas
Petugas KPPS melakukan penghitungan suara Pilpres di TPS 222 Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 1 Cengkareng, Jakarta Barat, DKI Jakarta, Rabu (17/4/2019). - ANTARA/Nova Wahyudi

Bisnis.com, JAKARTA – Data terbaru Komisi Pemilihan Umum hingga sore ini, Selasa (23/4/2019), kelompok penyelenggara pemungutan suara atau KPPS yang meninggal dunia berjumlah 119 jiwa. Negara diminta hadir memberi santunan.

“Petugas kami yang mengalami kedukaan ada 667 orang. 119 meninggal dunia dan sebanyak 548 sakit yang tersebar di 25 provinsi,” Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Viryan Aziz di Gedung KPU.

Viryan menjelaskan bahwa Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sudah memberikan dukungan pernyataan akan memberikan santunan.

“Kami apresiasi sudah ada beberapa pemprov yang akan berikan santunan,” jelasnya.

Meski Kemenkeu memberi lampu hijau, teknis pencairan masih belum dibahas lebih lanjut. Secara umum, Viryan mengapresiasi dukungan pemerintah.

“Saat ini sedang ada rekapitulasi di tingkat kecamatan dan kami harap korban tidak terus berjatuhan rekan-rekan kami,” ucap Viryan.

Sementara itu, data terakhir Bawaslu semalam, sedikitnya 33 orang pengawas pemilu meninggal dunia saat menjalankan tugas pengawasan pemilu. Tidak kurang dari 566 orang pengawas pemilu mendapat musibah saat bertugas.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bawaslu, Pemilu 2019, Pilpres 2019

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top