Beda dengan Prabowo, Sandi tak Klaim Kemenangan, Minta Kawal Tabulasi Suara

Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02 Sandiaga Uno meminta pendukungnya untuk  bersabar menunggu hasil akhir penghitungan suara Komisi Pemilihan Umum (KPU), karena perhitungan surat suara C-1 versi internal mengindikasikan Prabowo-Sandi unggul.
Feni Freycinetia Fitriani | 22 April 2019 16:31 WIB
Sandiaga Uno dan anggota BPN setelah konferensi pers di Media Center Prabowo-Sandi di Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Senin 24 April 2019. - Bisnis/Feni Freycinetia Fitriani

Bisnis.com, JAKARTA— Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02 Sandiaga Uno meminta pendukungnya untuk  bersabar menunggu hasil akhir penghitungan suara Komisi Pemilihan Umum (KPU), karena perhitungan surat suara C-1 versi internal positif untuk Prabowo-Sandi.

Meski pencoblosan sudah selesai, Sandi  mengingatkan agar semua pihak harus mengawal penghitungan suara sampai Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan pemenang pada 22 Mei 2019.

"Suara C1 yang dimiliki BPN menunjukkan kekuatan dan hasil yang baik buat Prabowo-Sandi. Oleh karena itu, perjuangan belum selesai, kerja belum tuntas," katanya saat konferensi pers di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya, Senin (22/4/2019).

Dia menuturkan perjuangan Prabowo Sandi bukan soal menang atau kalah, tapi perjuangan Prabowo Sandi adalah menghadirkan perubahan menuju Indonesia adil makmur.

Sandi menuturkan dia juga berjuang untuk berubahan agar demokrasi Indonesia berkualitas. Demokrasi yang lebih baik dari tahun sebelumnya, demokrasi yang mengedepankan semangat saling menghormati.

"Non intervensi, jujur adil dan bebas dari kecurangan," imbuhnya.

Dian mengatakan sudah kerja cerdas dengan narasi ekonomi yang sudah sampaikan di 1.567 titik kunjungan selama 8 bulan. Hal itu menunjukkan kerja keras dengan narasi yang cerdas menyampaikan harapan masyarakat atas perubahan yang ada di Indonesia, terutama perubahan ekonomi lapangan pekerjaan dan juga biaya hidup.

Mantan wakil Gubernur DKI Jakarta ingin terima kasih kepada seluruh juru bicara dan juru debat yang ada di sini. Apalagi, selama 3 hari banyak berita yang lucu soal dirinya.

"Silakan disampaikan tadi saya sudah brief apa yang terjadi kronologis menit per menit pada tanggal 17 April sampai kesembuhan saya kemarin. Silakan teman-teman jubir menceritakan seterbuka mungkin dan seadil-adilnya dan tentunya kita harapkan proses bermatabat ke depan," ungkapnya.

Seperti diketahui, berbagai pihak mempertanyakan sikap Sandiaga Uno pasca Pilpres 2019. Pasalnya, dia tak hadir saat Prabowo mendeklarasikan kemenangan dan sujud sukur pada Rabu (17/4/2019).

Banyak kabar yang mengatakan bahwa Prabowo dan Sandi terlibat cekcok terkait deklarasi lantaran hasil Quick Count menetapkan bahwa pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin unggul 54%-55%, sementara Prabowo-Sandi tertinggal 44%-45%.

Sandi memang muncul ke rumah Prabowo di Kertanegara pada Kamis (18/4/2019). Alih-alih gembira karena mendeklarasikan kemenangan, dia justru menunjukkan raut muka sedih dan tak senang saat berada di situasi tersebut.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Pilpres 2019, quick count pilpres 2019

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup