Prabowo Klaim Menang Pilpres 2019 dan Sujud Syukur, ke Mana Sandiaga Uno?

Cawapres Sandiaga Uno tidak terlihat mendampingi capres Prabowo Subianto saat konferensi pers yang mengumumkan kemenangan pilpres dengan 62 persen suara berdasarkan real count internal BPN. Ke mana Sandiaga?
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 18 April 2019  |  16:51 WIB
Prabowo Klaim Menang Pilpres 2019 dan Sujud Syukur, ke Mana Sandiaga Uno?
Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyampaikan keterangan pers hasil hitungan riil internalnya di kediaman Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019). JIBI/Bisnis - Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Klaim pemenangan dan sujud syukur yang dilakukan oleh Calon Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto mengagetkan banyak kalangan.

Pasalnya, hasil hitung cepat sementara (quick count) yang dirilis oleh beberapa lembaga survey justru menyebutkan bahwa pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul dibandingkan Prabowo-Sandi.

Setelah kejadian semalam, fokus masyarakat justru tertuju pada Sandiaga Uno. Calon presiden pasangan Prabowo tersebut sama sekali tak menampakkan batang hidungnya saat Koalisi Adil Makmur mengumumkan klaim kemenangan di depan kediaman Prabowo Rabu malam (17/4/2019).

Berdasarkan pantauan Bisnis, Sandiaga dan istrinya Nurasiyah Uno sebenarnya sudah berada di Kertanegara IV sejak Rabu pagi. Apalagi, tempat pemungutan suara atau TPS 002, lokasi Sandi dan keluarga nyoblos jaraknya tak jauh dari kediaman Prabowo.

Namun, sama sekali tak ada tanda-tanda keduanya keluar dari Kertanegara. Sandi absen ketika Prabowo, Badan Pemenangan Nasional, dan elit partai pengusung Koalisi Adil Makmur keluar bertemu dengan relawan media seusai salat ashar.

Pembawa acara sempat mengatakan Sandi akan menyampaikan situasi yang mendera Koalisi Adil Makmur pasca dimulainya quick count. Bos Saratoga Investama tersebut tak juga muncul ke panggung orasi meski hari sudah berganti.

Puncaknya, dia tak menyaksikan langsung kala Prabowo sujud syukur serta mengklaim memenangkan Pilpres 2019 dengan perolehan 62 persen suara. Hasil tersebut berdasarkan exit poll dan real count yang didapat oleh BPN melalui relawan. Sandi seperti hilang ditelan bumi.

Berjam-jam, masyarakat dibuat bingung akan kejadian semalam. Ada satu pertanyaan yang menggelitik jutaan orang Indonesia pasca penghitungan suara. Ke mana Sandiaga?

Setelah setengah hari diam seribu bahasa, Sandi buka suara. Dia mengunggah pernyataan dan foto lewat akun media sosial, yaitu Twitter dan Instagram.

Dalam foto tersebut terlihat Sandi dan istrinya tertawa sambil mengelus kucing yang digendong Prabowo. Kucing kesayangan mantan Jenderal TNI tersebut diketahui bernama Bobby the Cat.

"Terima kasih Pak @Prabowo yang sudah menjenguk saya tadi malam ditemani kucing kesayangannya. Mohon maaf belum bisa mendampingi bapak. Mohon doa dari semuanya untuk kesembuhan saya," ucap Sandi seperti dikuti dari akun Twitter @sandiuno, Kamis (18/4/2019).


RIBUT DI KERTANEGARA

Pernyataan Sandi di media sosial bukannya meluruskan kabar simpang siur yang terjadi di Kertanegara IV semalam. Cuitan Sandi justru menimbulkan pertanyaan. Apakah benar Sandi sakit?

Meski sama-sama capres, Sandi bukanlah Ma'ruf Amin. Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut dikenal sebagai sosok politisi yang energetik. Sandi tak pernah terlihat lelah meski sudah mengunjungi lebih dari 1.500 titik saat kampanye terbuka sejak delapan bulan silam.

Kondisi Sandi sebelum dan sesudah mencoblos pun terlihat prima. Dia tak sungkan meladeni belasan pertanyaan jurnalis dari berbagai media. Pernyataan bahwa Sandi sakit justru memunculkan spekulasi.

Salah satunya, ada pesan yang beredar masif di grup WhatsApp sejak semalam. Intinya, alasan utama Sandi tak hadir saat pidato kemenangan Prabowo karena keduanya bertengkar hebat.

Penulis pesan yang tak diketahui identasnya tersebut bercerita bahwa Sandi memberi saran ke Prabowo utuk menjaga etika politik dengan cara tak membuat deklarasi apapun. Jangan sampai kejadian sujud syukur Prabowo-Hatta Rajasa saat Pilpres 2014 terulang.

Mendengar hal itu, Prabowo langsung menggebrak meja dan dengan kasar mempertanyakan alasan Sandi tak setuju dengan klaim kemenangan. Prabowo bahkan meminta Sandi keluar dari koalisi Indonesia Adil-Makmur.

Salah satu ajudan Sandi, Yuga Aden mengatakan atasannya memang sakit dan butuh istirahat cukup setelah mengikuti proses kampanye, pemungutan hingga penghitungan suara Pilpres 2019.

Dia mengungkapkan salah satu penyebab Sandiaga sakit karena tak berhenti cegukan sejak Rabu malam.

"Penyebabnya nggak ada, beliau tiba-tibq cegukan saja terus bapak istirahat. Dari jam 11 siang itu kan tahu sendiri wartawan mau doorstop di Ambhara [hotel] bapak cegukan. Balik ke K4 [Kertanegara 4] kondisinya makin nggak fit agak demam juga dan cegukannya terus2an nggak berhenti. Tidur sebentar bangun masih cegukan," ungkapnya di kediaman Sandi di Pulombangkeng, Kamis (18/4/2019).

Meski demikian, Yuga menuturkan kondisi Sandi perlahan membaik. Yang terpenting, cegukannya sudah hilang.

Dia menuturkan alasan utama Sandi tak ikut deklarasi karena diminta istirahat oleh dokter pribadinya. Sejak pukul 11 siang, Sandi istirahat di kamar tidur di rumah Prabowo.

Dokter meminta Sandi tak hanya beraktivitas karena badannya mulai demam tinggi. Melihat kondisi Sandi, Prabowo lantas bertanya.

"Beliau [Prabowo] tanya, everything is ok Mr. Vice President? Yaudah, you [Sandi] saja. Biar saya yang deklarasi ke depan," ujarnya.

Dia mengatakan Prabowo-Sandi unggul 62 persen dibanding Jokowi-Maruf. Angka tersebut merupakan real count yang didapat dari 320 ribu tempat pemungutan suara (TPS) di seluruh Indonesia. Prabowo mengatakan angka kemenangan tersebut memang dihitung oleh real count internal Badan Pemenangan Nasional (BPN). Meski demikian, sudah dikroscek oleh para pakar.

"Berarti sekitar 40 persen [perolehan suara Jokowi]. Saya sudah diyakinkan oleh ahli statistik bahwa ini tidak akan berubah banyak. Bisa naik satu persen bisa juga turun satu persen. Tp detik ini, hari ini, kita berada 62 persen," ungkapnya.

Untuk menutup selebrasi kemenangan, Prabowo dengan lantang menggelorakan takbir. Bukan itu saja, dia bahkan melakukan sujud sukur di atas podium berkarpet merah sebagai bentuk ucapan terima kasih kepada Tuhan YME.

Berdasarkan pantauan Bisnis, Prabowo melakukan sujud sukur didampingi oleh tim sukses sekitar pukul 20.30 WIB. Ratusan pendukung yang tadinya duduk langsung berdiri dan mengambil foto di podium sambil meneriakkan takbir.

"Allahuakbar!! Prabowo Presiden!! Allahuakbar!!" teriak massa pendukung.

Lantas, apakah Sandi benar-benar sakit dan cegukan hingga tak bisa berhengi. Atau kejadian tersebut hanya skenario agar Sandi bisa cuci tangan dari drama yang diciptakan Prabowo sendiri?

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sandiaga uno, prabowo subianto, Pilpres 2019

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top