Misteri Hilangnya Sandiaga Uno Tembus Trending Twitter, Ini Klarifikasi Sandi

Setelah #MisteriHilangnyaSandiagaUno menjadi trending topik se-Indonesia, sang cawapres 02 itu memberikan klarifikasi lewat media sosialnya
Ahmad Rifai
Ahmad Rifai - Bisnis.com 18 April 2019  |  16:41 WIB
Misteri Hilangnya Sandiaga Uno Tembus Trending Twitter, Ini Klarifikasi Sandi
Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno (ketiga kanan) berfoto bersama keluarga saat meminta restu kepada orang tua sebelum melaksanakan pencoblosan Pemilu 2019 di Jakarta, Rabu (17/4/2019). - ANTARA/Galih Pradipta

Bisnis.com, JAKARTA - Sandiaga Uno menjelaskan ketidakhadirannya ketika Capres nomor urut dua mengklaim kemenangannya dalam pemilu 2019. Cawapres nomor urut dua itu menjelaskan kondisinya yang tidak hadir lewat instagram.

Absennya Sandiaga telah membuat munculnya tagar #MisteriHilangnyaSandiagaUno hingga menjadi trending topik se-Indonesia.

Sandiaga seolah memberikan konfirmasi absennya pada deklarasi klaim kemenangan Prabowo itu lewat akun media sosialnya.

Melihat momen ini, sejumlah warganet lantas bereaksi dengan mendoakan calon wakil presiden dari pasangan no 02 tersebut agar lekas sembuh. Namun di antara ucapan tersebut juga muncul sejumlah komentar lainnya.

Salah satunya, warganet @gloharaito menawarkan solusi agar cegukan Sandiaga bisa sembuh.

"Pak, coba pake young living oil untuk mengatasi cegukan. Kata temen saya @redemptamanikaya mantul," tulisnya dalam komentar postingan Sandiaga tersebut pada Kamis (18/04/2019).

Lalu ada juga warganet yang mencurahkan pesan agar keletihan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dalam melakukan penghitungan suara juga dihargai. Pernyataan ini sepertinya terlontar dari ucapan Prabowo yang menyebut adanya indikasi kecurangan.

"Pak, tolong bilangin juga hargai petugas KPPS yang udah pada kelelahan ngitungin suara yang begitu banyak. Jangankan mau curang, nggak sinkron aja suaranya udah pada pusing. Percaya aja sama hasil KPU. Apapun hasilnya semua sudah menjalankan tugas negara ini dengan semaksimal mungkin," tulis akun @blackhatrdr.

Dalam kolom komentar juga ditemukan pernyataan warganet yang mengaku berada di TPS seharian penuh. "Hampir 26 jam saya di TPS tidak tidur semenit pun, nggak apa-apa asalkan Bapak Prabowo dan Bapak Sandi bisa jadi presiden dan wakil presiden 2019-2014," tulis @nyunye_anyun.

Selanjutnya akun @dwiaryani 978 mengatakan Sandi saat ini lebih pantas untuk mendampingi Anies Baswedan di DKI Jakarta. "Saat ini lebih cocok dampingi Pak Anis saja, Pak Sandi, menata Jakarta lebih baik lagi. Belum saatnya Anda menjadi wakil presiden," tulis warganet tersebut.

@dwiaryani menyarankan agar Sandi sebaiknya belajar politik dari orang terlebih dahulu seperti Jokowi. "Kalau sudah saatnya, Allah nggak bakalan menukar amanah itu layak diberikan kepada siapa. sukses selalu, Bapak Sandi," tulis @dwiaryani.

Namun rupanya ada juga warganet yang meminta Sandi agar tidak sakit terlebih dahulu. Maksud @lova5840, "Nanti nggak bisa nyaksikan presiden baluuuu, ehhh haluuuu dilantik di negri mimpi."

Sebelumnya Prabowo dalam konferensi pers keduanya mengklaim telah menjebol pertahanan Jokowi-Ma'ruf dalam perhelatan Pilpres 2019.

"Saudara sekalian sebangsa dan setanah air. Saudara-saudara sekalian saya hanya ingin memberi update bahwa berdasarkan real count kita, kita sudah berada di posisi 62 persen," ujar Prabowo, Rabu malam (17/4/2019).

Pernyataan Prabowo disambut riuh teriakan ratusan pendukung. Dia mengatakan bahwa angka tersebut merupakan real count yang didapat dari 320 ribu tempat pemungutan suara (TPS) di seluruh Indonesia.

Prabowo menutup selebrasi kemenangannya dengan lantang menggelontorkan takbir. Bukan hanya itu, dia bahkan melakukan sujud sukur di atas podium berkarpet merah sebagai bentuk ucapan terima kasih kepada Tuhan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sandiaga uno

Editor : Surya Rianto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top