Butuh Waktu Mencoblos 5 Menit, Ini Saran Ma'ruf Amin Untuk Pemilu Berikutnya

Cawapres nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin tampak menikmati sesi pemungutan suara di kediaman lamanya, Jalan Dili Lorong 27, Koja, Jakarta Utara.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 17 April 2019  |  22:58 WIB
Butuh Waktu Mencoblos 5 Menit, Ini Saran Ma'ruf Amin Untuk Pemilu Berikutnya
Cawapres nomor urut 02 Ma'ruf Amin berbincang santai di kediamannya bersama sanak keluarga dan awak media selepas menjalani prosesi pemungutan suara - Bisnis/Aziz R

Bisnis.com, JAKARTA — Cawapres nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin tampak menikmati sesi pemungutan suara di kediaman lamanya, Jalan Dili Lorong 27, Koja, Jakarta Utara.

Kendati demikian, ada hal menarik yang Ma'ruf ungkap ketika mencoblos di TPS 051 tersebut dalam bincang santai bersama awak media dan sanak keluarga, di kediamannya, bilangan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (17/4/2019) sore.

Mantan Ketua Umum MUI dan Rais Aam PBNU ini terlihat menghabiskan waktu sekitar 5 menit di bilik suara untuk mencoblos 4 surat suara. Alhasil, dirinya pun membayangkan, para sepuh lain pasti harus memakan waktu lebih lama untuk mencoblos 5 surat suara.

"Kalau buat saya tidak ada kesulitan, karena begitu dibuka, bles, sudah tahu mana yang dicoblos," ujarnya disambut tawa para tamu dan awak media yang hadir.

"Kalau [surat suara] terlalu besar ya, memang banyak sekali nama-nama caleg, melipat lagi [susah-susah gampang] karena ada bekas lipatannya. Tapi masyarakat awam yang sudah tua, nenek-nenek, kakek-kakek memang tentu ini efisiennya seperti itu, jadi kulturnya harus dibiasakan," jelasnya.

Sebab itulah, menurut kiai yang telah menginjak usia 76 tahun ini, perlu ada pendampingan secara teknis lebih intens di TPS untuk para orang tua di masa depan bagaimana cara membuka surat suara yang besar dan bagaimana cara melipatnya kembali.

Tetapi, dirinya justru optimis dan mendoakan, orang tua di masa depan sudah lebih terbiasa dan lebih cerdas apabila kembali menghadapi pemilu yang kompleks dengan surat suara sebanyak Pemilu Serentak 2019 ini.

"Jadi sebenarnya secara teknis tidak ada kesulitan, tapi yang tua-tua memang harus dibimbing. Kalau yang akan datang nanti semoga yang tua-tua sudah lebih pintar memilih," tambahnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Pemilu 2019, Pilpres 2019, quick count pilpres 2019

Editor : Rahayuningsih

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup