Pemilu 2019 di Sulawesi Tengah dan Jayapura Selatan Ditunda Gara-gara Logistik

Pemilu 2019 harus ditunda di beberapa wilayah seperti, Sulawesi Tengah dan Jayapura Selatan. Alasannya, distribusi logistik mengalami keterlambatan.
Surya Rianto
Surya Rianto - Bisnis.com 17 April 2019  |  14:46 WIB
Pemilu 2019 di Sulawesi Tengah dan Jayapura Selatan Ditunda Gara-gara Logistik
Warga memasuki bilik suara saat akan memberikan hak suaranya pada Pemilu 2019 di Distrik Kurulu Wamena, Jayawijaya, Papua, Rabu (17/4/2019). - ANTARA/Yusran Uccang

Bisnis.com, JAKARTA -- Pemilu 2019 mengalami beberapa permasalahan di beberapa daerah hingga harus ditunda. Faktor logistik menjadi persoalan utamanya.

Lewat instastory Bisnis.com, beberapa warganet berkeluh kesah kalau pemilihan umum di daerahnya harus ditunda. Beberapa wilayah yang mengalami hal itu antara lain, Sulawesi dan Papua.

Akun Instagram bernama Desri Anitasari menceritakan di daerahnnya Luwuk Banggai, Sulawesi Tengah, harus menunda pemilu 2019 yang dijadwalkan pada 17 April 2019.

KPU Luwuk Banggai disebut belum menyelesaikan distribusi logistik ke beberapa kecamatan di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

"Kami masih menunggu keputusan apakah pemilu di TPS ini ditunda atau tetap lanjut," ujarnya kepada Bisnis pada Rabu (17/04/2019).

Namun, Desri memberitahu Bisnis.com lewat Instagram kalau pelaksanaan pemilu di sana ditunda hingga Kamis (18/04/2019).

"Kami akan libur lagi besok [Kamis 18 April 2019), ada sekitar 7 kecamatan yang belum tersalurkan logistiknya di sini," ujarnya.

Padahal, Desri sudah bersemangat sejak pagi untuk berpartisipasis dalam pemilu 2019.

"Eh, enggak taunya malah kayak gini [keterlambatan logistik]," ujarnya.

Tak hanya Desri, Fransiskus S. Darto Simamora juga menceritakan kepada Bisnis.com lewat akun Instagramnya kalau pemilu di Jayapura Selatan harus ditunda sampai besok.

"Pemilu di Jayapura Selatan di tunda sampai besok. Logistik pemilu tidak ada di TPS," ujarnya.

Lewat akun Instagram Info.Jayapura ada video wawancara dengan Ketua KPU Provinsi Papua Theodorus Kossay menyatakan permohonan maaf karena pemungutan suara di 369 TPS di Jayapura Selatan diundur hingga Kamis 18 April 2019.

Penyebabnya, KPU Kota mengalami keterlambatan menerima logistik.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kpu, quick count, Pemilu 2019, Pilpres 2019

Editor : Surya Rianto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top