Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gubernur Papua: Penculikan Bupati Nduga Berita Bohong

Gubernur Papua Lukas Enembe mengatakan isu penculikan Bupati Nduga Yairus Gwijangge yang tengah ramai di media sosial sejak Rabu (3/4/2019) merupakan berita bohong dan tidak benar, dan meminta masyarakat tidak terprovokasi.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 05 April 2019  |  13:35 WIB
Gubernur Papua Lukas Enembe - Twitter
Gubernur Papua Lukas Enembe - Twitter

Bisnis.com, JAYAPURA--Gubernur Papua Lukas Enembe mengatakan isu penculikan Bupati Nduga Yairus Gwijangge yang tengah ramai di media sosial sejak Rabu (3/4/2019) merupakan berita bohong dan tidak benar, di mana masyarakat diminta tidak terprovokasi.

"Kenapa bupati harus diculik, dia merupakan bagian dari pemerintah," kata Lukas di Jayapura, Jumat (5/4/2019) yang ditemui usai menghadiri apel gelar pasukan pengamanan pemilu.

Senada dengan Lukas Enembe, Komandan Korem (Danrem) 172/Praja Wira Yakti (PWY) Kolonel Inf J. Binsar P Sianipar mengatakan pihaknya menegaskan isu penculikan Bupati Nduga tidak benar.

"Sudah diklarifikasi oleh pihak Kodam XVII/Cenderawasih, bahwa berita dan isu penculikan Bupati Nduga tersebut adalah tidak benar," katanya.

Menurut Danrem Binsar, yang benar kejadiannya adalah pada Selasa (2/4) bersilahturahmi ke jajaran Kodam XVII/Cenderawasih menemui Kapendam untuk membicarakan berbagai hal termasuk kondisi di Kabupaten Nduga.

"Kemudian kami mengklarifikasi pernyataan Bupati Nduga yang meminta penarikan pasukan di wilayahnya, dan menjelaskan alasannya, di mana setelah ke Kodam XVII/Cenderawasih juga dilanjutkan ke Korem 172/PWY," ujarnya.

Dia menjelaskan selanjutnya pada Rabu (3/4) masih sempat bertemu dengan pihaknya sehingga tidak benar jika ada isu penculikan Bupati Nduga.

"Kami akan membuat laporan polisi mengenai penyebaran isu penculikan Bupati Nduga yang dilakukan oleh TNI, karena jika dibiarkan dapat merugikan nama baik orang maupun institusi," katanya lagi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

penculikan

Sumber : Antara

Editor : M. Rochmad Purboyo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top