Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

UU Terorisme Butuh Konstruksi Khusus untuk Jerat Pengajak Golput dan Pelaku Hoaks

Penerapan Undang-Undang Terorisme terhadap pengajak golput dan penyebar hoaks butuh konstruksi hukum khusus atau tidak biasa.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 28 Maret 2019  |  13:52 WIB
Perlu konstruksi khusus untuk menjerat penyebar hoaks dan pengajak golput dengan UU Terorisme - Ilustrasi
Perlu konstruksi khusus untuk menjerat penyebar hoaks dan pengajak golput dengan UU Terorisme - Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Mabes Polri mengakui penerapan Undang-Undang Terorisme terhadap pengajak golput dan penyebar hoaks bukan perkara mudah. Dibutuhkan konstruksi hukum khusus atau tidak biasa untuk penerapan UU Terorisme tersebut.

UU Terorisme tidak bisa langsung menjerat seseorang yang melakukan perbuatan tindak pidana dengan menyampaikan literasi yang berujung pada terjadinya kegaduhan hingga huru-hara dan ketakutan bagi masyarakat.

Menurut Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Muhammad Iqbal masih ada beberapa pasal di luar UU Terorisme yang bisa menjerat para pelaku tersebut.

"Kalau ini masih bisa dikonstruksikan dengan Pasal-Pasal tertentu," tutur Iqbal, Kamis (28/3/2019).

Menurut Iqbal, Kepolisian masih mengkaji wacana yang diusulkan Menko Polhukam Wiranto. Untuk mengkaji hal tersebut, menurut Iqbal Kepolisian juga butuh mengundang sejumlah pakar pidana, agar tidak ada isu kriminalisasi setelah diterapkan.

"Jadi kalau yang berkaitan dengan UU Terorisme ini kan baru wacana dan ini harus ada konstruksinya secara khusus," kata Iqbal.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

golput uu terorisme hoax
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top