Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penembakan di Christchurch: Selandia Baru Batalkan Sejumlah Pertandingan Olahraga

Sejumlah pertandingan olahraga kelas atas di Selandia Baru dibatalkan karena adanya trauma akibat aksi terorisme di negara tersebut.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 16 Maret 2019  |  19:50 WIB
Korban penembakan di masjid Al Noor di Christchurch Selandia Baru Jumat (15/3/2019) dilarikan ke rumah sakit. - Reuters/Martin Hunter
Korban penembakan di masjid Al Noor di Christchurch Selandia Baru Jumat (15/3/2019) dilarikan ke rumah sakit. - Reuters/Martin Hunter
Bisnis.com, JAKARTA – Sejumlah pertandingan olahraga kelas atas di Selandia Baru dibatalkan karena adanya trauma akibat aksi terorisme di negara tersebut.
 
Beberapa pertandingan yang awalnya akan diselenggarakan pada hari ini, Sabtu (16/03/2019) diundur pasca terjadinya penembakan oleh seorang pria bersenjata di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru. Beberapa pertandingan yang ditunda di antaranya adalah satu pertandingan National Rugby League di Auckland, pertemuan olahraga pacuan kuda, pertandingan persatuan rugby kelas atas, tes olahraga kriket, dan serangkaian permainan bola basket.
 
Tes kriket tahap ketiga antara Selandia Baru dan Bangladesh dibatalkan pada Jumat (15/03/2019) usai kejadian penembakan. Tim Bangladesh sendiri saat itu tengah menaiki bus menuju ke arah salah satu masjid saat serangan berlangsung.
 
Tes tersebut awalnya akan berlangsung di Hagley Oval, Christchurch pada Sabtu tetapi tim Bangladesh meninggalkan Selandia Baru kurang dari 24 jam usai peristiwa penembakan.
 
"[Pembatalan] ini bukan tentang kriket, ini tentang sesuatu yang jauh lebih besar dan jauh lebih penting dari itu. Ini tentang hidup, ini tentang rasa hormat. Ini tentang keluarga dan komunitas," ujar Kepala Eksekutif Kriket Selandia Baru David White, Sabtu (16/03/2019) dilansir dari Reuters.
 
Tim kriket Canterbury, salah satu dari enam tim kelas satu dalam kompetisi domestik Plunket Shield, juga memilih untuk tidak bertanding dalam laga final. Keputusan mereka untuk tidak pergi ke Wellington, tempat final berlangsung, membuat gelarnya akan diberikan kepada pemenang tahun lalu.
 
Pemain internasional Selandia Baru, Martin Guptill dan Lockie Ferguson, yang bermain kriket kelas satu untuk Auckland juga mengundurkan diri dari pertandingan tim mereka melawan Otago di Dunedin.
 
"Baik Martin maupun Lockie secara pribadi merasa tidak nyaman melakukan perjalanan ke Dunedin mengingat kejadian di Christchurch, dan juga, perasaan dan kekhawatiran pasangan dan keluarga mereka," ujar manajer Auckland Simon Insley, dilansir dari Reuters.
 
Pertandingan Super Rugby antara Otago Highlanders dan Canterbury Crusaders yang akan berlangsung di Dunedin dibatalkan pada Sabtu untuk menghormati para korban dan keluarga mereka.
 
Sebelumnya, pada Jumat (15/03/2019) aksi terorisme di Christchurch menyebabkan 49 orang kehilangan nyawa danlebih dari 20 orang terluka. Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern menyebut aksi tersebut sebagai "serangan teroris".

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

selandia baru penembakan teror
Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top