Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

5 Terpopuler Nasional, Siti Aisyah Bebas Setelah Tuntutan Hukumnya Dihentikan dan KPK Butuh Beragam Penyelidik

Siti Aisyah, terdakwa kasus pembunuhan saudara tiri Kim Jong-un yang dibebaskan setelah tuntutannya dihentikan menjadi berita terpopuler di kanal Nasional Bisnis.com pada hari Senin (11/3/2019).
Ahmad Rifai
Ahmad Rifai - Bisnis.com 11 Maret 2019  |  18:36 WIB
5 Terpopuler Nasional, Siti Aisyah Bebas Setelah Tuntutan Hukumnya Dihentikan dan KPK Butuh Beragam Penyelidik
Siti Aisyah (kanan) meninggalkan gedung pengadilan Sepang, Malaysia, Rabu (1/3/2017), dengan kawalan petugas. Perempuan Indonesia itu didakwa terlibat dalam pembunuhan warga Korea Utara Kim Jong-nam. - Reuters
Bagikan

1. Pembunuhan Kim Jong-nam, Siti Aisyah Bebas Setelah Tuntutan Dihentikan

Pengadilan Malaysia menyatakan membebaskan warga negara Indonesia, Siti Aisyah, dalam persidangan kasus pembunuhan saudara tiri Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, Kim Jong-nam.

Hakim menyatakan Siti Aisyah bebas setelah jaksa penuntut umum mencabut seluruh tuntutan terkait keterlibatan Siti dalam kasus tersebut.

Baca selengkapnya di sini.

2. Di Balik Perseteruan Kivlan Versus Wiranto, Melacak Jejak Militer pada Kerusuhan 1998

Ketua Setara Institute, Hendardi menilai sewaktu kericuhan 1998, masing-masing elit menghitung peluang yang bakal disabet. Termasuk, elit militer yang ingin menunjukan prestasi di depan Presiden Soeharto.

Hendardi mencatat polemik terkait dalang kerusuhan 1998 kerapkali mencuat sewaktu penyelenggaraan Pemilihan Presiden (Pilpres). Pada 2014, isu yang sama mengemuka, mengadu antara klaim Kivlan Zen bersama Prabowo dan Wiranto.

Baca selengkapnya di sini.

3. BPN Laporkan 17,5 Juta Pemilih Tak Wajar ke KPU

Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi melaporkan 17,5 juta pemilih tak wajar ke Komisi Pemilihan Umum. Bagi mereka ini adalah keprihatian bagi keutuhan dan integritas daftar pemilih tetap.

Direktur Komunikasi dan Media Badan Pemenangan Nasional (BPN) Hashim Djojohadikusumo mengatakan bahwa data misterius itu terdiri atas pemilih yang lahir di tanggal 1 Juli sebanyak 9.817.003 jiwa, pada 31 Desember 5.377.401, dan 1 Januari 2.359.304 jiwa.

Baca selengkapnya di sini.

4. Mabes Kantongi Identitas Akun Yang Tuding Polri Buzzer Jokowi

Polri mengaku sudah mengantongi identitas pemilik akun Twitter @Opposite6890 yang telah menuding institusi Polri menjadi buzzer Capres Jokowi di media sosial.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengungkapkan bahwa kepolisian masih memburu pelaku pemilik akun Twitter @Opposite6890 yang sempat viral karena memposting video adanya dugaan institusi Polri "bermain" dalam Pilpres 2019 untuk memenangkan salah satu Paslon Capres-Cawapres.

Baca selengkapnya di sini.

5. Kasus Mulai Bervariatif, KPK Butuh Berbagai Macam Penyelidik

Komisi Pemberantasan Korupsi mengaku membutuhkan pelbagai macam penyelidik guna menangani kasus yang bervariatif.

Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan pihaknya telah berkirim surat ke Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan, serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Baca selengkapnya di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi KPK kpu Korea Utara malaysia Tragedi Trisakti 1998 Pilpres 2019
Editor : Surya Rianto
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top