Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ethiopian Airlines Jatuh, 157 Penumpang dan Awak Pesawat Tewas

Maskapai Ethiopian Airlines Boeing 737 MAX 8 dengan nomor registrasi ET - AVJ tujuan Nairobi dilaporkan jatuh pada Minggu (10/3/2019). Tak ada satupun dari 157 penumpang dan awak pesawat yang selamat.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 10 Maret 2019  |  18:41 WIB
Ilustrasi -  Pesawat kargo Boieng 777 milik Ethiopian Airliens bernomor registrasi ET/AVN. Foto: Jetphotos.com
Ilustrasi - Pesawat kargo Boieng 777 milik Ethiopian Airliens bernomor registrasi ET/AVN. Foto: Jetphotos.com

Bisnis.com, JAKARTA – Maskapai Ethiopian Airlines Boeing 737 MAX 8 dengan nomor registrasi ET - AVJ tujuan Nairobi dilaporkan jatuh pada Minggu (10/3/2019). Peristiwa nahas ini menewaskan 149 penumpang dan delapan awak pesawat. Tidak ada yang selamat dari kecelakaan ini.

Pesawat dengan nomor penerbangan ET 302 ini jatuh di dekat Kota Bishoftu, 62 kilometer dari tenggara Ibukota Addis Ababa. Maskapai tersebut terjatuh setelah beberapa menit meninggalkan Bandara Bole di Addis Ababa. Belum ada keterangan resmi yang menjelaskan peristiwa itu.

Berdasarkan laporan Reuters, pesawat itu meninggalkan Bandara Bole pada pukul 8.39 waktu setempat. Namun beberapa menit berselang atau pada pukul 8.44 waktu setempat, menara kontrol kehilangan kontak dengan pesawat tersebut.

"Tidak ada yang selamat di dalam pesawat, yang mengangkut penumpang dari 33 negara," kata Perusahaan Penyiaran Ethiopia milik pemerintah, dikutip Reuters, Minggu (10/3/2019).

Reuters menyebut nomor model pesawat tersebut mengidentifikasi pesawat tersebut sama dengan jenis pesawat yang jatuh di Indonesia pada Oktober 2018 lalu. kecelakaan tahun lalu itu menewaskan setidaknya 189 penumpang dan awak pesawat.

"Operasi pencarian dan penyelamatan sedang berlangsung dan kami tidak memiliki informasi yang dikonfirmasi tentang selamat atau kemungkinan korban," kata keterangan resmi maskapai tersebut.

Situs pelacakan penerbangan Flightradar 24 melalui twitter menyebut kecepatan pesawat tersebut tidak stabil saat terbang vertikal usai lepas landas. Namun belum diketahui secara pasti penyebab kecelakaan itu.

Hingga laporan Reuters diturunkan, Bandara Nairobi dikelilingi oleh banyak penumpang yang menunggu informasi dari otoritas penerbangan. “Kami hanya menunggu kabar dari ibu. Kami hanya berharap dia mengambil penerbangan lain atau ditunda. [Namun] Dia tidak mengangkat teleponnya, "kata Wendy Otieno, menggenggam teleponnya sembari menangis.

Kantor Perdana Menteri Ethiopia mengirimkan belasungkawa melalui Twitter kepada keluarga mereka yang hilang dalam kecelakaan itu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pesawat jatuh ethiopian airlines
Editor : Rahayuningsih
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top