Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sidang Perdana Ratna Sarumpaet Digelar di PN Jaksel Kamis Pekan Depan

Sidang perdana Ratna Sarumpaet dijadwalkan digelar Kamis pekan depan.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 23 Februari 2019  |  00:00 WIB
Aktivis Ratna Sarumpaet tiba di Mapolda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan di Jakarta, Kamis (4/10/2018). Pelaku hoax itu ditangkap pihak kepolisian di Bandara Soekarno Hatta saat akan pergi ke luar negeri. - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
Aktivis Ratna Sarumpaet tiba di Mapolda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan di Jakarta, Kamis (4/10/2018). Pelaku hoax itu ditangkap pihak kepolisian di Bandara Soekarno Hatta saat akan pergi ke luar negeri. - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA -- Sidang perdana Ratna Sarumpaet, tersangka perkara penyebaran hoaks, dijadwalkan digelar pada pekan depan.

"Sidang perdana pada Kamis (28/2/2019) pukul 09.00 WIB dan terbuka untuk umum,” kata Humas Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (Jaksel) Achmad Guntur seperti dilansir Tempo, Jumat (22/2).

Dia mengatakan majelis hakim dalam persidangan itu dipimpin oleh Wakil Ketua PN Jaksel Joni dan dua hakim anggota, yakni Krisnugroho dan Mery Taat Anggarasih. Adapun Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara ini ada empat orang, yaitu Arya Wicaksana, Sarwoto, Donny M. Sany, serta Las Maria Siregar.

Perkara peredaran hoaks ini berawal dari foto Ratna yang beredar di media sosial dengan wajah babak belur. Kepada anak dan kerabatnya, dia awalnya mengaku telah dianiaya oleh sekelompok orang tak dikenal ketika berada di Bandung pada akhir September 2018.  

Namun, polisi kemudian mengungkap bahwa wajah lebam Ratna bukan disebabkan penganiayaan melainkan efek dari operasi sedot lemak. Polisi kemudian menangkap Ratna di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang, Banten pada 4 Oktober 2018, saat dia hendak terbang ke Santiago, Chile.

Ratna pun ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 46 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 juncto Pasal 45 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hoax Ratna Sarumpaet

Sumber : Tempo

Editor : Annisa Margrit
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top