Hadapi Ancaman Teror di Laut, Ini Cara Polri Lakukan Penanganan

Polisi Airud diinstruksikan mengantisipasi ancaman teror di wilayah laut dan udara Indonesia, terutama teror seperti yang dilakukan kelompok Abu Sayyaf.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 22 Februari 2019  |  19:29 WIB
Hadapi Ancaman Teror di Laut, Ini Cara Polri Lakukan Penanganan
Pasukan Abu Sayyaf. Polairud diinstruksikan lakukan pengamanan kawasan perbatasan. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA--Mabes Polri telah menginstruksikan Polisi Airud (Perairan dan Udara) melakukan pencegahan agar tidak ada potensi ancaman di laut maupun di udara, terutama teror dari kelompok semacam Abu Sayyaf.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol. Dedi Prasetyo mengatakan beberapa titik yang akan diamankan personel Polairud yaitu di perbatasan Kalimantan Utara dan Sulawesi Utara. Dia optimistis Polairud bisa melakukan pencegahan agar tidak ada perompak dari negara lain yang masuk ke Indonesia, melalui jalur laut maupun udara.

"Tentunya langkah-langkah mitigasi sudah dilakukan dalam rangka mencegah terjadinya perompak yang ada di perairan perbatasan antara Filipina, Indonesia dan Malaysia," tutur Dedi, Jumat (22/2/2019).

Menurut Dedi, untuk menjaga teritorial Indonesia dari potensi ancaman teror perompak, Polri juga telah menggandeng TNI dan seluruh komunitas Intelijen untuk memantau semua wilayah perbatasan Tanah Air.

"Tentunya dalam hal ini, Polri tidak bisa bekerja hanya sendiri ya. Harus ada kerja sama dengan TNI dan semua komunitas intelijen untuk memantau ini," kata Dedi.

Kawasan perairan Indonesia-Malaysia-Filipina selama ini menjadi salah satu titik rawan. Indonesia telah menggagas kerja sama keamanan di tiga wilayah ini bersama pihak keamanan Malaysia dan Filipina. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
polri, perompak, WNI Disandera

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup