Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sebaran Tenaga Medis Dinilai tak Merata, Menumpuk di Kota Besar

Ketua Komisi IX DPR  Dede Yusuf Macan Effendi meminta pemerintah untuk lebih jeli dalam pendistribusian tenaga kesehatan mengingat masih tingginya ketimpangan layanan medis antarwilayah di seluruh Indonesia.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 12 Februari 2019  |  16:26 WIB
Pelayanan puskesmas di daerah. - Ilustrasi
Pelayanan puskesmas di daerah. - Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA—Ketua Komisi IX DPR  Dede Yusuf Macan Effendi meminta pemerintah untuk lebih jeli dalam pendistribusian tenaga kesehatan mengingat masih tingginya ketimpangan layanan medis antarwilayah di seluruh Indonesia.

Menurut Dede, selama ini tenaga kesehatan, baik dokter, perawat, maupun bidan menumpuk di kota besar. Karenanya perlu ada keistimewaan bagi setiap tenaga kesehatan yang bersedia ditempatkan di daerah terpencil. 

"Artinya itu persoalan distribusi. Saya  juga berharap bahwa lulusan kesehatan masyarakat ini mau ditempatkan pada daerah terpencil atau yang kekurangan tenaga medis,” ujarnya Selasa (12/2/2019).

Bahkan dia meminta agar untuk tenaga medis yang ditempatkan di daerah terpencil honornya lebih besar daripada mereka yang ada di kota merasa nyaman, katanya.

Bahkan hampir sebagian besar tenaga kesehatan menumpuk di kota besar saja, sehingga ini perlu dievaluasi pemerataannya. 

Dia menyoroti masih adanya persoalan ketika masyarakat di daerah terpencil harus berpergian jauh guna mendapatkan fasilitas kesehatan.

"Kami berharap ke depan sarjana kesehatan itu akan lebih bisa dioptimalkan di faskes tingkat pertama terutama di desa-desa, jangan sampai sarjana kesehatan masyarakat numpuk di kota besar," kata Dede.

Dia membandingkan jumlah tenaga kesehatan di sejumlah daerah. Salah satunya di Kendari, Sulawesi Tenggara, yang tenaga medisnya sangat minim.

Dia menyebutkan di Bandung, satu Puskesmas memiliki 20 tenaga medisnya dengan sekitar enam dokter. Sedangkan di DKI Jakarta ada satu Puskesmas yang kapasitasnya 200.000 orang dan dokternya 24 orang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dokter perawat tenaga medis bidan
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top