Hadapi Era Digital, Perusahaan Pers Perlu Ubah Pola Pikir SDM

Tantangan disrupsi bukanlah pada sebuah teknologinya tetapi pada pola pikir orang dalam memanfaatkan dan menggunakan cara baru.
Peni Widarti | 07 Februari 2019 22:48 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara saat sambutan Awarding Night SPS di Gedung Siola Surabaya, Kamis (7/2 - 2019).

Bisnis.com, SURABAYA - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menilai perusahaan pers perlu melakukan perubahan pola pikir sumber daya manusia (SDM) dalam menghadapi tantangan disrupsi digital ke depan.

Menurutnya, tantangan disrupsi bukanlah pada sebuah teknologinya tetapi pada pola pikir orang dalam memanfaatkan dan menggunakan cara baru. 

"Yang berubah itu bukan hanya dari cetak ke elektronik, ke online, atau ke sosial media, tapi kontennya harus profesional," katanya saat sambutan Awarding Night SPS, Kamis (7/2/2019).

Rudi mengatakan kunci kesuksesan perusahaan pers adalah di SDM yakni jurnalis dan redaksinya.

Untuk itu, Kemenkominfo mendorong agar perusahaan pers meningkatkan profesionalisme yang mengacu pada kode etik dan proses keseimbangan atau cover both side.

"Kenapa kuncinya SDM? karena sekarang ini media online dan media sosial sudah dipenuhi hoax. Jadi orang akan kembali pada media mainstream. Jangan dilihat cetaknya tapi kontennya," jelasnya.

Rudi meyakini bahwa pers tidak akan mati meski terjadi perubahan-perubahan asalkan tetap berpegang pada cara pikir dan rasionalisme.

"Saya selalu menyampaikan, bahwa industri pers kita tidak akan mati. Industri cetak tidak akan mati karena masih ada segmen yang membutuhkan informasi," imbuhnya.

Tag : hari pers nasional, pers, digital
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top