Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sultan Pahang Terpilih sebagai Raja Baru Malaysia

Sultan Abdullah bin Sultan Ahmad Shah dari Pahang resmi terpilih sebagai raja baru Malaysia pada Kamis (24/1/2019) dalam prosesi pemungutan suara oleh para pemimpin kesultanan Malaysia.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 24 Januari 2019  |  18:41 WIB
Sultan Abdullah bin Sultan Ahmad Shah dari Pahang resmi terpilih sebagai raja baru Malaysia - Bernama
Sultan Abdullah bin Sultan Ahmad Shah dari Pahang resmi terpilih sebagai raja baru Malaysia - Bernama

Bisnis.com, JAKARTA - Sultan Abdullah bin Sultan Ahmad Shah dari Pahang resmi terpilih sebagai raja baru Malaysia pada Kamis (24/1/2019) dalam prosesi pemungutan suara oleh para pemimpin kesultanan Malaysia.

Melansir dari Channel News Asia, Sultan Abdullah (59) akan mengambil alih takhta secara resmi pada 31 Januari dan menjabat selama 5 tahun ke depan. Ia akan menyandang gelar Yang Dipertuan Agong ke-16.

Sultan Abdullah terpilih dalam sebuah pertemuan khusus yang dihadiri oleh para sultan dari 9 negara bagian Malaysia. Pertemuan yang digelar di Istana Negara tersebut dipimpin oleh Sultan Mizan Zainal Abidin dari Terengganu.

8 penguasa kesultanan Melayu lantas menyerahkan suara mereka secara rahasia. Proses pemungutan suara tersebut berakhir pada pukul 12.45 siang waktu setempat. Selain memilih Sultan Abdullah sebagai raja,

Kebutuhan akan raja baru datang setelah penguasa sebelumnya, Sultan Muhammad V, mengundurkan diri secara tiba-tiba pada 6 Januari lalu. Langkah Sultan Muhammad V itu cukup mencengangkan, mengingat belum ada raja Malaysia yang mengundurkan diri selama menjalankan masa jabatannya. Spekulasi beredar pengunduran diri itu dipengaruhi oleh laporan bahwa ia menikahi seorang model dari Rusia November lalu.

Berbeda dengan kebanyakan sistem monarki di mana takhta diberikan melalui garis keturunan, sistem monarki konstitusional Malaysia mengenal rotasi kepemimpinan. Raja Malaysia dipilih secara bergilir di antara para sultan sesuai urutan setiap lima tahun sekali.

Kendati posisi Raja Malaysia hanya sebagai Kepala Negara dan cenderung simbolis, sosok Yang Dipertuan Agong masih dihormati oleh penduduk Malaysia yang mayoritas beragama Islam.

Sultan Abdullah sendiri baru diproklamasikan sebagai Sultan Pahang pada 15 Januari, menggantikan ayahnya yang telah berusia 88 tahun dan dinilai tidak sanggup menjalankan estafet kepemimpinan sebagai raja berikutnya. Pelantikan Sultan Abdullah menempatkannya sebagai sosok paling potensial untuk mengisi jabatan sebagai raja.

Sultan Abdullah yang lahir pada 30 Juli 1959, adalah anak keempat dan putra tertua dari pasangan Sultan Ahmad Shah dan almarhum Tengku Afzani Tengku Muhammad. Ia adalah anggota dewan pengawas non-eksekutif FIFA dan juga menjabat sebagai presiden Federasi Hoki Asia.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

malaysia

Sumber : Channel News Asia

Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top