Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bareskrim Polri Telah Amankan Pembawa Bendera Bersimbol Kalimat Tauhid di Garut

Bareskrim Mabes Polri telah menangkap pelaku yang membawa bendera bertuliskan tauhid bernama Uus Sukmana saat Hari Santri Nasional di Garut beberapa hari lalu.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 25 Oktober 2018  |  20:43 WIB
Kabareskrim Irjen Pol Arief Sulistyanto - Bisnis/Sholahuddin Al Ayyubi
Kabareskrim Irjen Pol Arief Sulistyanto - Bisnis/Sholahuddin Al Ayyubi

Bisnis.com, JAKARTA--Bareskrim Mabes Polri telah mengamankan pelaku pembawa bendera bertuliskan kalimat tauhid saat Hari Santri Nasional di Garut. Pelaku diidentifikasi bernama US.

Kabareskrim Mabes Polri Komjen Arief Sulistyanto mengungkapkan bahwa pelaku diamankan di wilayah Bandung. Menurut Arief, aksi pembakaran bendera yang dilakukan Banser NU adalah tindakan spontan atas aksi US yang berencana mengibarkan bendera tersebut di tengah upacara Hari Santri Nasional.

"Memang benar, tadi siang sekitar pukul 13.00 WIB, kami mengamankan pelaku di wilayah Bandung," tuturnya, Rabu (25/10/2018).

Dia juga menduga bahwa US merupakan jaringan alumni 212 yang berencana menyusup ke upacara Hari Santri Nasional di Garut beberapa hari lalu.

Arief menjelaskan saat ini penyidik Bareskrim Polri tengah memburu beberapa orang yang telah memviralkan aksi pembakaran bendera tersebut di media sosial.

"Kami sudah take down semua akun yang melakukan provokasi di media sosial. Cyber patrol sudah kami lakukan dan kami pastikan akan menangani kasus ini dengan tuntas," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pembakaran bendera bareskrim
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top