Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Idrus Marham Mundur, Wapres Jusuf Kalla: Tidak Bisa Ditahan

Wakil Presiden Jusuf Kalla menyayangkan pengunduran diri Idrus Marham dari jabatannya sebagai Menteri Sosial di Kabinet Kerja
Lingga Sukatma Wiangga
Lingga Sukatma Wiangga - Bisnis.com 24 Agustus 2018  |  13:36 WIB
Mensos Idrus Marham/JIBI/BISNIS - Yodie Hardiayan
Mensos Idrus Marham/JIBI/BISNIS - Yodie Hardiayan

Kabar24.com, JAKARTA — Menteri Sosial Idrus Marham mengundurkan diri dari jabatan Menteri Sosial di Kabinet Kerja. Mantan Sekretaris Jenderal Partai Golkar itu baru mengemban jabatan mensos sejak Januari 2018.

Mundurnya Idrus Marham diduga karena proses hokum yang tengah dijalaninya. Idrus bolak-balik diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dengan kasus suap proyek PLTU Riau-1.

Wakil Presiden Jusuf Kalla menyayangkan pengunduran diri Idrus Marham dari jabatannya sebagai Menteri Sosial di Kabinet Kerja.

Terkait hal itu, Jusuf Kalla atau JK mengatakan tak bisa menahan keinginan Idrus untuk mundur dari jabatannya tersebut dan harus diganti.

“Sayang juga. Kalau mengundurkan diri berarti tidak bisa ditahan sama dengan pengunduran menteri PAN RB [Asman Abnur], mengundurkan diri ya diganti,” katanya, Jumat (24/8/2018).

Seperti dihimpun Bisnis.com, terkait dengan pemeriksaannya, Idrus mengatakan dirinya telah menjelaskan kepada penyidik seluruh pengetahuannya atas kasus PLTU Riau-1.

Idrus menjabat Menteri sosial sejak pertengahan Januari 2018 menggantikan Khofifah Indar Parawansa yang mundur karena maju dalam pemilu kepala daerah Jawa Timur.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Idrus Marham kabinet Jokowi-JK
Editor : Stefanus Arief Setiaji

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top