Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KPU Harap Peserta Pileg & Pilpres Bersikap Transparan dan Kredibel

Komisi Pemilihan Umum berharap peserta pemilihan legislatif dan presiden bersikap transparan dan kredibel dalam menggunakan sumbangan dana kampanye.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 23 Agustus 2018  |  17:40 WIB
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman. - JIBI/Jaffry Prabu
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman. - JIBI/Jaffry Prabu

Bisnis.com, JAKARTA — Komisi Pemilihan Umum berharap peserta pemilihan legislatif dan presiden bersikap transparan dan kredibel dalam menggunakan sumbangan dana kampanye.

 

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengatakan bahwa uang bantuan itu harus dipahami substansinya.

 

“Pertama, KPU ingin membangun kredibilitas proses pemilu itu sendiri karena kalau prosesnya kredibel insyaallah hasilnya kredibel. Kedua, mendorong membangun kredibilitas itu dengan cara sekurangnya dua hal, yakni transparan dan integritas,” katanya di Jakarta, Kamis (23/8/2018).

 

Transparan yang dimaksud Arief adalah seluruh proses pemasukan dan belanja dapat diakses siapapun. Masyarakat juga bisa tahu setiap partai dan peserta pemilu 2019 mendapat bantuan dari siapa dan berapa totalnya.

 

Di sisi lain integritas bermakna mereka harus jujur menyertakan setiap sumber penerimaan dan ke mana saja pengeluarannya.

 

“Jadi dengan cara begini maka publik akan respek terhadap proses pemilu kita,” ungkap Arief.

 

Berdasarkan Undang-Undang nomor 7 tahun 2017 dijelaskan bahwa sumbangan dana kampanye untuk anggota DPR dan DPRD maksimal Rp2,5 miliar berasal dari perorangan. 

Sedangkan sumbangan dari kelompok atau korporasi tidak boleh melebihi Rp25 miliar. Jumlah ini sama untuk sumbangan pemilihan presiden.

 

Sementara itu sumbangan untuk tingkat DPD sebesar Rp750 juta untuk perseorangan dan Rp1,5 miliar dari kelompok atau korporasi.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kpu Pileg 2019
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top