Politisi Pindah Parpol, Bahaya Seperti Pemain Bola Kata Fadli Zon

Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai akan berbahaya kalau politisi seperti pemain sepak bola yang dengan mudah berpindah dari satu klub ke klub lain dengan uang transfer tertentu.
John Andhi Oktaveri | 20 Juli 2018 10:56 WIB
Mantan Menteri Perdagangan Rachmat Gobel maju sebagai caleg dari Partai NasDem - ANTARA FOTO

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai akan berbahaya kalau politisi seperti pemain sepak bola yang dengan mudah berpindah dari satu klub ke klub lain dengan uang transfer tertentu.

Fadli menjelaskan bahwa langkah politisi yang pindah partai seperti pemain sepak bola itu menunjukkan tidak adanya ideologi yang melekat.

"Saya malah nggak tahu itu. Tapi kalau soal transfer. Transfer ini kan kayak sepak bola. Bahaya kalau misalnya para politisi ini dianggap kayak pemain sepak bola nggak ada ideologinya," kata Fadli Zon, Jumat (20/7/2018).

Politikus Partai Gerindra itu menyarankan agar ada penataan di setiap partai politik untuk seluruh kader-kadernya. Sebab, ideologi merupakan dasar untuk membangun program-program dalam pembangunan bangsa.

"Jadi menurut saya ke depan harus ada penataan lah. Artinya orang berada di satu parpol itu kan karena platformnya karena ideologinya, karena kesamaan program-programnya. Bukan hanya sekadar untuk jabatan posisi saja. Itu yang saya kira berbahaya ke depan,” ujarnya.

Dia mengkhawatirkan kalau kalau politik akhirnya menjadi permainan bagi orang-orang kaya, orang-orang yang punya uang.

Partai NasDem

Belasan anggota DPR memutuskan kembali mencalonkan diri sebagai wakil rakyat melalui partai politik berbeda.

Setidaknya ada 16 anggota DPR yang kembali mencalonkan diri melalui partai politik berbeda. Sebagian besar wakil rakyat tersebut pindah dari partai asal ke Partai NasDem.

Bahkan, dikabarkan ada janji pembiayaan kampanye dalam jumlah besar sehingga para anggota DPR tersebut rela berpindah ke partai politik berlambang bulan dan matahari tersebut.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai NasDem Johnny G Plate mengatakan, NasDem mendaftarkan sekitar 575 orang untuk caleg DPR. Di antaranya, banyak politisi kawakan seperti mantan menteri, mantan gubernur, mantan Anggota DPR dan juga mantan pimpinan partai.

Di antara mantan menteri ada Rahmat Gobel dan Hayono Isman yang juga mantan politisi Demokrat. Kemudian, mantan Gubernur Sumatra Utara Tengku Erry, mantan Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek dan mantan Gubernur Sulawesi Selatan Sahrul Yasin Limpo yang berlabuh di NasDem.

 

 

Tag : pileg 2019
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top