Suap PLTU Riau-1: KPK Periksa Saksi dari BUMN dan Politisi Akhir Pekan Ini

Komisi Pemberantasan Korupsi mengatakan pada akhir minggu ini akan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi terkait kasus suap proyek PLTU Riau-1.
Rahmad Fauzan | 17 Juli 2018 19:13 WIB
Penyidik KPK (kiri) memeriksa bagian resepsionis saat penggeledahan di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Senin (16/7). - ANTARA/Aprillio Akbar

Bisnis.com, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan pada akhir minggu ini lembaga anti-korupsi tersebut akan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi terkait dengan kasus suap proyek PLTU Riau-1.

"Dalam waktu dekat, direncanakan akhir minggu ini, akan dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi awal dalam kasus ini," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di KPK, Selasa (17/7/2018).

Saksi-saksi awal yang akan menjalani pemeriksaan tersebut berasal BUMN dan politisi.

"Saksi yang direncanakan akan diperiksa di akhir minggu ini ada dari unsur BUMN dan dari sektor politik," lanjut Febri.

Dalam penggeledahan yang dilakukan penyidik KPK di PT PLN dan PT PJB, Selasa dini hari, terdapat sejumlah dokumen penting.

"Ada sejumlah dokumen penting yang kami sita dari penggeledahan di gedung PLN dan PT PJB yang berada di gedung Indonesia Power," ucap Febri.

Dari dokumen tersebut, lanjutnya, KPK dapat melihat proses di proyek PLTU Riau-1 serta proses penunjukkan salah satu pihak swasta yang aktornya telah diamankan dan kemudian ditetapkan sebagai tersangka yakni Johanes Budisutrisno Kotjo.

"Juga ditemukan informasi yang bisa menjelaskan bagaimana skema kerja bersama dalam proyek tersebut, tentu perlu kami dalami lebih lanjut," lanjutnya.

Adapun dari penggeledahan yang dilakukan di dua lokasi, tim KPK menemukan CCTV dan peralatan komunikasi.

KPK sampai saat ini belum melakukan penggeledahan lanjutan. "Karena tim perlu mempelajari terlebih dahulu apa yang sudah disita kemarin," ucap Febri.

Tag : kpk
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top