PILGUB JABAR 2018: Sudrajat-Syaikhu Belum Akui Kemenangan Rindu

Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menghormati kubu Sudrajat-Ahmad Syaikhu yang masih belum menerima hasil Pemilu Gubernur Jawa Barat 2018 versi hitung cepat (quick count), termasuk kubu Sudrajat-Ahmad Syaikhu.
Wisnu Wage Pamungkas | 29 Juni 2018 18:04 WIB
Ridwan Kamil (Emil) dan Uu Ruhzanul Ulum atau yang dikenal dengan Rindu. - Antara

Bisnis.com, BANDUNG - Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menghormati kubu Sudrajat-Ahmad Syaikhu yang masih belum menerima hasil Pemilu Gubernur Jawa Barat 2018 versi hitung cepat (quick count), termasuk kubu Sudrajat-Ahmad Syaikhu.

Uu mengatakan hal ini bukan persoalan karena merupakan hak siapapun sehingga harus dilindungi.

"Saya sangat menghormati. Itu hak mereka untuk membantahnya," katanya di Bandung, Jumat (29/6/2018).

Dia tak heran dengan penolakan hasil hitung cepat in, karena hasil hitung cepat tidak memenangkan kandidat yang mereka dukung. Akan tetapi, lanjut Uu, jika hasil hitung cepat memenangkan kandidat yang mereka dukung, pihak-pihak yang menolak ini pasti akan langsung menyetujuinya.

"Toh, kalau yang di seberang sana yang menang, pasti di seberang sana juga akan percaya quick count," katanya.

Oleh karena itu, Uu mengajak seluruh pihak untuk berpikir dewasa dan bijak dalam menyikapi persoalan ini.

Tak Menghasut

Sambil menunggu hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat, penolakan yang ada harus disampaikan dengan cara-cara yang baik dan tidak menghasut.

"Kita berharap semuanya dewasa dalam berpolitik, kembali kepada keimanan dan ketakwaan. Jangan bikin gaduh lagi. Kita tunggu hasil dari KPU, dengan tidak berbuat kegaduhan," katanya.

Selain itu, Uu pun meminta kubu yang berseberangan dengannya agar menghormati sikapnya yang telah merasa menang.

"Hargai kami yang sudah menyatakan menang. Kan kelima-limanya (lembaga survei menyatakan Rindu) menang. Wajar kalau kami mengklaim kemenangan," katanya.

Dia menjelaskan, kemenangan yang telah diklaimnya ini tidak berlebihan karena berdasarkan hitung-hitungan yang ilmiah. Tidak hanya di Pemilu Gubernur Jawa Barat, hasil hitung cepat pun selalu akurat dengan hasil resmi pemilu lainnya.

"Sekarang, sudah ada kesimpulan sebelum perhitungan KPU. Jadi hasil quick count ini tidak heran, karena sekarang ada ilmunya yang lebih hebat lagi. Jadi saya rasa bakal sama hasilnya dengan di KPU," tambah Uu.

 Seperti diketahui, dalam kontestasi Pilgub Jabar 2018, Ridwan Kamil berpasangan dengan  Uu Ruzhanul Ulum (Rindu).

 

Tag : Pilkada Serentak
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top