Begini Kronologi Penyerangan 5 Teroris di Mapolda Riau

Mapolda Riau telah diserang oleh 5 orang teroris dari kelompok Jamaah Ansharut Daullah (JAD) yang menyebabkan 1 anggota Polri dan 4 tersangka teroris tewas, serta 2 petugas dan 1 jurnalis dari TVOne terluka akibat insiden penyerangan tersebut.
Sholahuddin Al Ayyubi | 16 Mei 2018 14:19 WIB
Sejumlah petugas kepolisian bersiaga pascapenyerangan di Polda Riau, Pekanbaru, Riau, Jumat (16/5). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Mapolda Riau telah diserang oleh 5 orang teroris dari kelompok Jamaah Ansharut Daullah (JAD) yang menyebabkan 1 anggota Polri dan 4 tersangka teroris tewas, serta 2 petugas dan 1 jurnalis dari TVOne terluka akibat insiden penyerangan tersebut.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Setyo Wasisto mengungkapkan insiden itu berawal sekitar pukul 09.00 WIB, dimana ada sebuah mobil Avanza berisi 5 orang teroris kelompok JAD yang membawa 3 buah samurai, 5 buah penutup wajah, ikat kepala, dan beberapa unit kamera handycam tengah menerobos masuk pintu penjagaan Mapolda Riau.

Menurutnya, saat dihadang oleh petugas, sekitar 4 orang turun dari mobil itu dan langsung melakukan aksi brutal dengan mengayunkan samurai ke arah petugas, sehingga menyebabkan dua orang petugas terluka akibat ditebas senjata tajam oleh keempat orang teroris, sementara satu orang teroris bersiaga di dalam mobil.

"Melihat aksi keempat teroris itu, petugas lain yang sedang berjaga langsung melumpuhkan dengan melakukan penembakan dan akhirnya 4 orang teroris itu tewas," tuturnya, Rabu (16/5/2018).

Menurutnya, setelah mengetahui keempat rekan terorisnya tewas, satu orang teroris yang bersiaga di dalam mobil langsung panik dan berusaha melarikan diri dengan cara menabrakan kendaraan yang dibawa ke arah pintu depan. Namun ,pintu depan itu tengah dijaga oleh beberapa petugas, sehingga satu orang anggota Polri yang berjaga tewas akibat diseruduk mobil teroris itu.

"Memang mobil itu sempat menabrak anggota kami yang sedang bertugas, sehingga petugas itu gugur," katanya.

Setyo menjelaskan tidak hanya petugas yang sempat diseruduk kendaraan teroris itu, tetapi seorang Jurnalis dari TVOne bernama Rian Rahman yang tengah mengambil gambar di Mapolda Riau juga ikut diserempet kendaraan teroris itu.

Adanya jurnalis yang ikut terkena kendaraan teroris itu, karena Mapolda Riau tengah melakukan konferensi pers terkait pengungkapan kasus narkotika di wilayah itu, sehingga banyak jurnalis yang melakukan penipuan di Mapolda Riau.

"Satu orang Jurnalis dari TVOne juga sempat disenggol kendaraan teroris itu," ujar Setyo.

Setelah menabrak beberapa kali, menurut Setyo, polisi setempat akhirnya berhasil menahan kendaraan tersebut agar tidak lari.

Menurutnya, Mapolda Riau saat ini sudah mengamankan kendaraan beserta sopir yang diduga turut melakukan aksi teror di Mapolda Riau.

"Semuanya sudah kami amankan. Saat ini, Mapolda Riau sedang menyelidiki kasus ini," tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
selebritas

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top