Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

China, Jepang, dan Korsel Bertemu Bahas Hubungan Diplomatik

Para pemimpin negara-negara Asia Timur, yakni China, Jepang, dan Korea Selatan, bertemu di Jepang untuk mempererat hubungan diplomatik di tengah upaya denuklirisasi Korea Utara.
Annisa Margrit
Annisa Margrit - Bisnis.com 09 Mei 2018  |  09:46 WIB
China, Jepang, dan Korsel Bertemu Bahas Hubungan Diplomatik
Perdana Menteri (PM) China Li Keqiang, PM Jepang Shinzo Abe, dan Presiden Korea Selatan Moon Jae In berfoto bersama sebelum menggelar pertemuan tingkat tinggi di Tokyo, Jepang, Rabu (9/5). - Reuters/Eugene Hoshiko
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Para pemimpin negara-negara Asia Timur, yakni China, Jepang, dan Korea Selatan, bertemu di Jepang untuk mempererat hubungan diplomatik di tengah upaya denuklirisasi Korea Utara.

Pertemuan tiga negara itu berlangsung di Tokyo, Rabu (9/5/2018) dan dihadiri oleh Perdana Menteri (PM) China Li Keqiang, PM Jepang Shinzo Abe, dan Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae In.

Seperti dilaporkan Reuters, pertemuan tingkat tinggi ketiga negara ini terakhir dilakukan pada 2015. Secara terpisah, kunjungan Li menandakan kunjungan perdana PM China ke Jepang sejak 2010.

"Bagi tiga negara ini, sangat penting untuk membangun kerja sama yang berorientasi masa depan demi kelangsungan regional," tutur Abe dalam awal pertemuan.

Isu Korea Utara (Korut) diyakini bakal menjadi salah satu hal yang dibicarakan. Apalagi, Moon sudah bertemu dengan pemimpin Korut Kim Jong Un pada bulan lalu dan Presiden AS Donald Trump juga akan bertemu dengan Kim dalam waktu dekat.

"Kami, tiga negara ini, mesti terus berkomunikasi dengan dunia internasional dan mendesak Korut untuk mengambil langkah konkrit. Ini sangat esensial," lanjut Abe.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

regional asia timur

Sumber : Reuters

Editor : Annisa Margrit
Bagikan
Konten Premium

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top