51.800 Siswa Bersaing di SBMPTN Sulselbar

Sebanyak 51.800 pendaftar akan bersaing memperebutkan kuota lolos pada pada Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Makassar, Sulsel dan Majene,Sulbar pada 8 Mei 2018.
Newswire | 06 Mei 2018 19:37 WIB
Peserta ujian tertulis Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2016. - Antara

Bisnis.com, MAKASSAR - Seleksi bersama untuk mendapatkan kesempatan kuliah di perguruan tinggi negeri akan berlangsung mulai 8 Mei mendatang.

Sebanyak 51.800 pendaftar akan bersaing memperebutkan kuota lolos pada pada Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Makassar, Sulsel dan Majene,Sulbar pada 8 Mei 2018.

Ketua Koordinator Humas Panlok SBMPTN Prof Muhammad Jufri di Makassar, Minggu (6/5/2018), mengatakan puluhan ribu pendaftar itu akan bersaing di tiga Perguruan Tinggi Negeri di Sulselbar yakni Universitas Hasanuddin (Unhas), Universitas Negeri Makassar (UNM) serta Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar).

"Kami dari Panlok menegaskan jika SNMPTN bersama empat universitas ini sudah siap dilaksanakan,"ujarnya.

Adapun jumlah pendaftar Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) pada setiap kampus tersebut masing-masing untuk sektor Unhas sebanyak 28.460 orang, Sektor UNM sebanyak 19.790 pendaftar, Sektor Majene sebanyaka 2.450 orang pendaftar.

Sementara untuk Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) sebanyak 1.100 orang dengan rincian yakni masing-masing untuk UNM (600) dan Unhas sebanyak 500 orang.

"Khusus untuk UTBK memang hanya dilakukan di dua kampus yakni Unhas dan UNM. Adapun untuk Unsulbar tidak dilaksanakan," katanya.

Mengenai data pendaftar tahun ini, kata dia, mengalami kenaikan sebanyak 7,96 persen. Untuk tahun 2017 lalu sendiri hanya tercatat 47.000 orang pendaftar.

Menurut dia, para pendaftar itu akan mengikuti tiga kategori masing-masing soshum, sianstek dan campuran.

"Untuk UNM sebanyak 7.214 pendaftar masuk di kelompok soshum, 5.528 saintek dan sebanyak 2.048 kelompok campuran,"jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga meminta seluruh pendaftar untuk hadir lebih awal agar bisa mengikuti ujian dengan maksimal.

"Untuk pakaian sendiri meski tidak memberikan persyaratan khusus kita minta untuk berpakaian rapi dan bukan menggunakan kaos oblong," ujarnya.

Sumber : Antara

Tag : sbmptn
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top