Menkopolhukam Wiranto: Kerukunan Umat Modal Bangun Bangsa

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Mekonpolhukam) Wiranto menegaskan bahwa kerukunan suatu bangsa menjadi modal utama dalam membangun negara.
Lingga Sukatma Wiangga | 18 April 2018 13:21 WIB
Wiranto saat serah terima jabatan Menko Polhukam, di Jakarta, Kamis (28/7). - Antara/Wahyu Putro A

Kabar24.com, JAKARTA — Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Mekonpolhukam) Wiranto menegaskan bahwa kerukunan suatu bangsa menjadi modal utama dalam membangun negara.

Hal itu diungkapkannya dalam rapat koordinasi nasional Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Hotel Bidakara Jakarta, Rabu (18/4/2018).

“Menuju adil dan makmur harus berdaulat. Tidak mungkin ada satu negara yang cekcok saja berdaulat, karena berdaulat itu dicapai dengan bersatu,” ujarnya.

Menurutnya, Indonesia sebagai negara bangsa yang besar dengan berbagai keragaman suku, ras, budaya dan agama. Hal itu, kata dia, harus menjadi potensi kekuatan bangsa.

Dia mencontohkan negara-negara yang saat ini sedang dilanda konflik. Masalah itu timbul karena tidak adanya semangat persatuan dalam menyikapi perbedaan.

Menurutnya, keberagaman negara diikat dalam lingkaran Bhineka Tunggal Ika.

"Secara geografis dan demografis, keberagaman itu diikat dalam Bhineka Tunggal Ika. Jika itu dipegang teguh, negara ini akan aman," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kerukunan beragama, wiranto, umat beragama

Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top