Universitas Yarsi Kembangkan Penelitian Berkelanjutan

Universitas Yarsi akan terus mengembangkan bidang penelitian berkelanjutan dan kewirausahaan dengan menggandeng Institut Pertanian Bogor (IPB), Perdana University (Malaysia), Association Medical Bio Informatics Singapore dan Keluarga Gama Mandiri.
Nurudin Abdullah | 15 April 2018 17:10 WIB
Universitas Yarsi - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA-Universitas Yarsi akan terus mengembangkan bidang penelitian berkelanjutan dan kewirausahaan dengan menggandeng Institut Pertanian Bogor, Perdana University (Malaysia), Association Medical Bio Informatics Singapore, dan Keluarga Gama Mandiri.

Rektor Universitas Yarsi Susi Endriani mengatakan keempat institusi tersebut sepakat menjalin kerjasama dalam pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta kewirausahawan dengan Universitas Yarsi untuk 5 tahun ke depan.

"Kerjasama ini selaras dengan visi Universitas Yarsi untuk menjadi perguruan tinggi yang mampu bersaing di ranah nasional maupun internasional dan berperan aktif dalam pembangunan bangsa melalui penelitian," kata Susi, Minggu (15/4/2018).

Menurutnya, penandatanganan memorandum of understanding antara Universitas Yarsi dan pimpinan 4 institusi itu dilakukan sekaligus di sela-sela acara wisuda 335 sarjana dan 6 sarjana Magister Manajemen, di kampus Universitas Yarsi Jakarta, pada 14 April 2018.

Para wisudawan tahun ajaran 2017/2018 berasal dari 5 fakultas, yaitu Fakultas Kedokteran, Fakultas Ekonomi, Fakultas Hukum, Fakultas Teknologi Informasi, dan Fakultas Psikologi serta Pascasarjana Magister Manajemen.

Susi menjelaskan sebagai perguruan tinggi yang fokus di bidang penelitian, Universitas Yarsi punya peran dalam menunjang kebutuhan riset di Indonesia.

Dengan adanya kesepakatan itu, lanjutnya, semakin terbukalah kesempatan untuk mengadakan kerja sama riset dan publikasi ilmiah antara Universitas Yarsi dan IPB, Perdana University Malaysia, serta AMBIS-Singapore.

"Selanjutnya kerja sama bidang pertukaran mahasiswa dan dosen, serta kerja sama dalam program pengajaran," ujarnya.

Dia juga berharap penandatangan nota kesepahaman itu menjadi awal bagi jalinan dan kepercayaan yang kuat dari semua pihak yang bekerja sama. Selain itu, imbuhnya, juga bisa menjadi wadah bagi para mahasiswa untuk berbagi ilmu dan pengetahuan yang sangat bermanfaat guna mendapatkan pengalaman lintas budaya.

Rektor mengatakan kerja sama dengan Keluarga Gama Mandiri (KGM) mencakup antara lain penjajakan kerja sama antara Universitas Yarsi dan KGM dalam pengembangan kewirausahawan.

Kerja sama dengan berbagai pihak, lanjutnya, akan membuka jalan bagi Universitas Yarsi untuk mewujudkan cita-cita sebagai World Class University.

"Diharapkan nota kesepahaman ini dapat diimplementasikan dalam waktu dekat," tegasnya.

Tag : universitas, penelitian
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top