UJARAN KEBENCIAN : Polisi Periksa Artis Nikita Mirzani

Artis Nikita Mirzani harus menjalani pemeriksaan Kepolisian, ia menjadi saksi terkait kasus ujaran kebencian di media sosial.
Newswire | 26 Februari 2018 16:17 WIB
Nikita Mirzani - Antara

Kabar24.com, JAKARTA - Artis Nikita Mirzani harus menjalani pemeriksaan Kepolisian, ia menjadi saksi terkait kasus ujaran kebencian di media sosial.

Penyidik Polda Metro Jaya memeriksa Nikita Mirzani terkait dugaan ujaran kebencian melalui media sosial kepada mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo.

Nikita didampingi salah satu pengacaranya, Aulia Fahmi tiba di Polda Metro Jaya, Senin (26/2/2018). Namun, ia tidak bersedia dikonfirmasi terkait pemeriksaannya sebagai saksi.

Pengacara Nikita lainnya, Muannas Alaidid menjelaskan kliennya menjalani pemeriksaan sebagai saksi dugaan ujaran kebencian melalui media sosial terhadap mantan Panglima TNI.

Muannas mengungkapkan Nikita melaporkan salah satu pengusaha Sam Aliano yang diduga penyebar ujaran kebencian terhadap pimpinan TNI itu.

Saat ini, Muannas menyebutkan pemeriksaan Nikita untuk tahap penyidikan dan gelar perkara penetapan tersangka dugaan ujaran kebencian tersebut.

Berdasarkan penelusuran, Muannas menuturkan tersebar ujaran kebencian terhadap Gatot Nurmantyo dikaitkan dengan film PKI yang menggunakan akun twitter palsu Nikita.

Sebanyak tiga organisasi keagamaan dan kepemudaan melaporkan Nikita dengan tuduhan penghinaan terhadap mantan Panglima TNI.

Namun berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/4878/X/2017/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal 8 Oktober 2017, Nikita melaporkan juga ketiga pengurus organisasi itu.

Nikita melaporkan ketiga orang yakni Ketua Umum Gerakan Pemuda Anti-Komunis (Gepak) Rahmat Himran yang sebelumnya melaporkan Nikita ke Polda Metro Jaya.

Selain Rahmat, Nikita mempolisikan Aliansi Advokat Islam NKRI yang melaporkan Nikita ke Polda Sumatra Selatan dan Ketua Asosiasi Pengusaha Muda Indonesia Sam Aliano.

Sementara itu, Nikita juga memperkarakan dua akun media sosial yaitu "PKI_Terkutuk65" (akun Instagram) dan akun Facebook "Aria Dwiatmo" yang dituduh pertama kali menyebarkan tweet palsu.

Sumber : Antara

Tag : nikita mirzani, Ujaran Kebencian
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top