Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penyerangan ke Gereja St. Lidwina Dikhawatirkan Ganggu Pilkada

Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari mengkhawatirkan penyerangan yang terjadi di Gereja St Lidwina, Yogyakarta dapat mengganggu ketenangan situasi menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) di tahun politik ini.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 11 Februari 2018  |  20:35 WIB
Petugas kepolisian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kasus penyerangan di Gereja Katolik St. Lidwina, Jambon, Trihanggo, Gamping, Sleman, DI Yogyakarta, Minggu (11/2/2018). - Antara/Andreas Fitri Atmoko
Petugas kepolisian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kasus penyerangan di Gereja Katolik St. Lidwina, Jambon, Trihanggo, Gamping, Sleman, DI Yogyakarta, Minggu (11/2/2018). - Antara/Andreas Fitri Atmoko

Kabar24.com, JAKARTA--Kasus penyerangan ke Gereja St. Lidwina di Sleman, Yogyakarta, dikhawatir berdampak pada kondisi politik saat ini.

Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari mengkhawatirkan penyerangan yang terjadi di Gereja St Lidwina, Yogyakarta dapat mengganggu ketenangan situasi menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) di tahun politik ini.

"Penyerangan tersebut dapat mengganggu ketenangan di tahun politik seperti jelang Pilkada serentak ini, sehingga berpotensi terjadinya perpecahan," kata Abdul Kharis usai menghadiri Kejuaraan Nasional Merpati Putih di Bogor, Minggu (11/2/2018).

Terkait kejadian itu, politisi PKS daerah pemilihan Jawa Tengah itu meminta semua aparatur terkait dapat segera menelusuri siapa dalang di balik aksi teror serangan di gereja tersebut.

"Apakah pelaku bergerak sendiri atau ada dalang di baliknya saya minta Polri, BIN dan pihak terkait usut tuntas sehingga masyarakat tidak merasa resah atau khawatir terjadi aksi susulan," ujar Abdul Kharis.

Namun dia enggan mengomentari apakah serangan tersebut dilakukan oleh simpatisan atau tim sukses kandidat paslon Pilkada di daerah tersebut.

Dia meminta semua pihak bersabar menunggu data valid terkait proses penyelidikan lebih lanjut.

"Kita tunggu saja, tapi sepertinya tidak mungkin karena Paslon Pilkada berharap situasi itu tenang, tidak ada gangguan seperti ini. Saya belum mau merespons lebih lanjut karena harus menunggu hasil temuan dari aparatur terkait," ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gereja penyerangan Pilkada Serentak
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top