Menag: Pelaku LGBT Tidak Harus Dijauhi

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menilai pelaku lesbian, gay, biseksual, dan transgender atau LGBT harus mendapatkan bimbingan agar tidak melanggar ketentuan agama.
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 25 Januari 2018  |  08:17 WIB
Menag: Pelaku LGBT Tidak Harus Dijauhi
Penolakan LGBT Spanduk penolakan terhadap Lesbi dan Homo terpasang di daerah Cigondewah Bandung, Jawa Barat - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menilai pelaku lesbian, gay, biseksual, dan transgender atau LGBT harus mendapatkan bimbingan agar tidak melanggar ketentuan agama. Oleh karena itu, pelaku LGBT tidak harus dijauhi, melainkan diarahkan agar tidak menyimpang.

“Menurut hemat saya, tugas para pemuka dan tokoh agama justru tidak menjauhi mereka. Justru mereka harus dibimbing dan diarahkan agar perilaku seksualnya itu tidak menyimpang dari ketentuan agama,” ujarnya dalam keterangan resmi seperti dikutip, Kamis (25/1/2018).

Lukman menuturkan, hal yang ditolak dari LGBT adalah tindakan dan perilakunya, yaitu melakukan hubungan seksual sejenis. Pasalnya, hal tersebut merupakan tindakan yang melanggar ketentuan agama. “Jadi, tindakan perilaku hubungan sesama jenis ini yang harus dihindari,” ujarnya.

Hal tersebut disampaikan Lukman ketika meresmikan 32 gedung Balai Nikah dan Manasik Haji di Provinsi Jawa Tengah, Menurutnya, para pemuka agama harus bisa mendampingi dan membimbing LGBT.

“Oleh karenanya, cara yang harus dilakukan adalah bagaimana agar mereka [LGBT] mendapatkan bimbingan keagamaan,” tandasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kemenag, Lukman Hakim Saifuddin, LGBT

Editor : Yusuf Waluyo Jati
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top