Guatemala Akan Pindahkan Kedutaan Besarnya ke Yerusalem

Presiden Guatemala mengumumkan pada malam Natal kemarin bahwa negara Amerika Tengah tersebut akan memindahkan kedutaan besarnya di Israel ke Yerusalem.
Mia Chitra Dinisari | 26 Desember 2017 10:33 WIB
Jimmy Morales - Reuters/Jorge Dan Lopez

Kabar24.com, JAKARTA - Presiden Guatemala James Ernesto Morales mengumumkan pada malam Natal kemarin bahwa negara Amerika Tengah tersebut akan memindahkan kedutaan besarnya di Israel ke Yerusalem.

Keputusan ini menjadikan Guatemela negara pertama yang mengikuti jejak Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam rangka perubahan tersebut.

Guatemala adalah satu dari sembilan negara yang memilih  Amerika Serikat dan Israel pada hari Kamis ketika Majelis Umum U.N mengadopsi resolusi menolak pengakuan Trump terhadap Yerusalem sebagai ibukota Israel.

Trump sendiri tidak menetapkan jadwal untuk memindahkan Kedutaan Besar A.S. dari Tel Aviv ke Yerusalem, begitu juga Presiden Guatemala Jimmy Morales.

Dalam sebuah posting di akun Facebook resminya pada hari Minggu, Morales mengatakan bahwa setelah melakukan pembicaraan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, dia memutuskan untuk menginstruksikan kementerian luar negeri Guatemala untuk memindahkan kedutaan tersebut.

Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al-Malki mengkritik keputusan tersebut, dan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Morales "menyeret negaranya ke sisi sejarah yang salah dengan melakukan pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional."

Sumber : Abcnews

Tag : guatemala
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top