AS : Rudal Yaman Bercirikan Senjata Iran

Rudal yang ditembakkan dari Yaman ke ibu kota Arab Saudi, Riyadh merupakan senjata yang berciri khas asal Iran, menurut Duta Besar Amerika Serikat untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Nikki Haley.
John Andhi Oktaveri | 20 Desember 2017 13:00 WIB
Gambar diambil dari video yang dibagikan oleh stasiun televisi Yaman pro-Houthi Al Masirah, Minggu (5/11/2017), memperlihatkan apa yang dikatakan sebagai peluncuran rudal balistik oleh pasukan Houthi yang ditujukan ke Bandara King Khaled di Riyadh. - Houthi Military Media Unit via REUTERS TV

Kabar24.com, JAKARTA--Rudal yang ditembakkan dari Yaman ke ibu kota Arab Saudi, Riyadh merupakan senjata yang berciri khas asal Iran, menurut Duta Besar Amerika Serikat untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Nikki Haley.

Saat berpidato di hadapan para anggota Dewan Keamanan PBB, Haley mengatakan rudal tersebut punya kesamaan dengan rudal dalam serangan-serangan serupa yang menggunakan senjata pasokan Iran.

"Kita harus bertindak bersama untuk mengungkap kejahatan-kejahatan rezim Teheran dan melakukan apapun yang diperlukan demi memastikan mereka mendapat pesannya,” ujar Haley sebagaimana dikutip BBC.com, Rabu (20/12). Menurutnya, jika tidak diantisipasi, Iran akan membawa dunia lebih masuk ke dalam konflik kawasan.

Haley kemudian mengajukan serangkaian aksi yang bisa dilakukan DK PBB, namun Rusia yang bersekutu dengan Iran, mengindikasikan tidak akan mendukung rencana aksi tersebut.

Sebelumnya, Iran berkeras membantah mempersenjatai kubu pemberontak Houthi di Yaman.

Saluran TV Al Masirah milik kelompok pemberontak Houthi di Yaman mengatakan sasaran rudal adalah pertemuan para pemuka Arab Saudi di Istana Al-Yamama, yang merupakan kantor pusat Raja dan juga pengadilan kerajaan.

Data PBB memperlihatkan lebih dari 8.670 orang meninggal dunia dan 49.960 lainnya cedera sejak pasukan koalisi turut campur dalam peperangan di Yaman.

Perang tersebut juga menyebabkan 20,7 juta orang memerlukan bantuan kemanusiaan dan turut menimbulkan wabah kolera yang diperkirakan menewaskan 2.219 orang sejak April lalu.

Tag : yaman
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top