Kian Banyak Pejabat Menjauh dari Trump

Imbas kebijakan Presiden AS Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, pejabat yang bakal meninggalkan pemerintahannya semakin banyak.
John Andhi Oktaveri | 10 Desember 2017 20:46 WIB
Penasihat ekonomi Donald Trump, Gary Cohn - Reuters/Andrew Kelly

Kabar24.com, JAKARTA - Imbas kebijakan Presiden AS Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, pejabat yang bakal meninggalkan pemerintahannya semakin banyak.

Sebelumnya Deputi Penasihat Keamanan Nasional Trump, Dina Powell, dilaporkan akan mundur awal tahun depan meski bakal terus berperan dalam diplomasi AS di Timur Tengah.

Powell adalah satu dari orang dalam pemerintahan Trump dan sekutu terdekat Penasihat Keamanan Nasional H.R. McMaster.

Dia terlibat dalam masalah Timur Tengah bersama dengan penasihat senior dan menantu Trump, Jared Kushner.

Selain itu, Menteri Luar Negeri Rex Tillerson juga kabarnya akan mundur untuk digantikan oleh Direktur CIA Mike Pompeo meskipun kemudian kabar itu dibantah oleh sang menlu.

Kini pejabat lainnya yang juga disebut-sebut bakal mengundurkan diri. Dia adalah penasihat ekonomi Gary Cohn.

Keputusan Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel telah dikecam di seluruh penjuru dunia Arab.

Tag : Donald Trump
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top