KPK Belum Berhasil Periksa Setya Novanto

Komisi Pemberantasan Korupsi belum berhasil memeriksa Setya Novanto sebagai tersangka korupsi KTP elektronik karena alasan kesehatan yang belum prima. Ketua DPR tersebut dijadwalkan menjalani pemeriksaan Selasa (21/11/2017) dan telah masuk ke ruangan penyidik selama 4,5 jam.
MG Noviarizal Fernandez | 21 November 2017 16:13 WIB
Tersangka kasus korupsi KTP elektronik Setya Novanto (kiri) bersiap menjalani pemeriksaan perdana, di gedung KPK, Jakarta, Selasa (21/11). - ANTARA/Wahyu Putro A

Kabar24.com, JAKARTA - KPK belum berhasil memeriksa Setya Novanto sebagai tersangka korupsi KTP elektronik karena alasan kesehatan yang belum prima. Ketua DPR tersebut dijadwalkan menjalani pemeriksaan Selasa (21/11/2017) dan telah masuk ke ruangan penyidik selama 4,5 jam.

Pengacaranya, Frederich Yunadi mengatakan bahwa meski tim dokter di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) telah mengatakan bahwa kliennya bisa diperiksa, namun Setya Novanto merasa belum fit untuk ditanyai penyidik.

“Meski dokter bilang apapun, tapi orangnya merasa belum fit, ya tidak bisa dipaksakan. Kalau dipaksa berarti otoriter. Kondisi fisiknya lemah jadi masih belum bisa. Pemeriksaan kedua ini tetap ditangguhkan tunggu kondisi semakin sehat,” ujarnya seusai mendampingi kliennya, Selasa (21/11/2017) sore.

Frederich melanjutkan, KPK juga meminta dirinya untuk menghubungi tim dokter yang merawat Setya Novanto di Rumah Sakit Primer Jatinegara untuk meminta resep obat, karena resep yang diberikan tim dokter RSCM dirasa kurang cocok.

Dia mengapresiasi penyidik KPK yang tidak memaksakan kehendak memeriksa Setya Novanto sehingga pelaksanaan pemeriksaan dapat ditunda. Sejauh ini KPK telah menyiagakan dokter jaga untuk merawat para tahanan yang mengeluh sakit.

Frederich mengatakan bahwa kliennya mengaku kondisi rumah tahanan KPK sangat layak dibandingkan rumah tahanan lain yang pernah dia kunjungi. Para penjaga rumah tahanan pun danggap ramah terhadap para tahanan.

Pada hari yang sama, Setya Novanto juga rencananya menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik dari Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya terkait kasus kecelakaan yang menyebabkan dia dirawat di Rumah Sakit Medika Permata Hijau sebelum dirujuk ke RSCM.

Namun, Kepala Unit (Kanit) Kecelakaan Ditlantas Polda Metro, AKP Didiek mengatakan karena kondisi fisik yang belum memungkinkan untuk diperiksa, Ketua Umum DPP Partai Golkar itu akan diperiksa sebagai saksi pada Kamis (23/11/2017).

Tag : e-ktp, setya novanto
Editor : Nancy Junita


Top