Etnis Mandailing Sepakat Beri Marga untuk Jokowi

Sejumlah tokoh etnis Mandailing Sumatera Utara sepakat untuk memberi marga bagi Presiden Joko Widodo (Jokowi) setelah penganugerahan marga Siregar untuk anaknya Kahiyang Ayu yang menikah dengan Bobby Afif Nasution.
Newswire | 21 November 2017 15:45 WIB
Presiden Joko Widodo (kiri) bersiap menyampaikan pidato dalam Simposium Nasional Kebudayaan di Jakarta, Senin (20/11). - ANTARA/Puspa Perwitasari

Kabar24.com, MEDAN - Sejumlah tokoh etnis Mandailing Sumatera Utara sepakat untuk memberi marga bagi Presiden Joko Widodo (Jokowi)  setelah penganugerahan marga Siregar untuk anaknya Kahiyang Ayu yang menikah dengan Bobby Afif Nasution.

Seusai upacara adat pemberian gelar Siregar kapada Kahiyang Ayu di Medan, Selasa (21/11/2017),  Menko PerekonomianDarmin Nasution yang menjadi perwakilan tokoh adat dan keluarga Bobby Afif Nasution mengatakan hampir semua pihak setuju mengenai rencana pemberian marga untuk Presiden Jokowi tersebut.

Namun, karena Presiden Jokowi merupakan tokoh besar dan kepala negara, diperlukan upacara adat yang lebih khusus jika akan diberikan marga.

"Semua setuju, tapi kita cari waktu yang lain," kata Darmin.

Memang, kata Darmin, orang lain atau pihak keluarga yang menikah dengan etnis Mandailing sangat dianjurkan untuk diberikan marga tertentu.

Mengenai Kahiyang Ayu, kata dia, setelah menerima penganugrerahan marga Siregar, akan diikuti pemberian gelar secara adat. Namun pemberian gelar yang umum diberikan kepada marga tertentu itu akan dilakukan dalam upacara adat selanjutnya pada 25 November.

"Urusan gelar nanti, pada hari Sabtu," kata Darmin.

Dia menjelaskan, seseorang yang telah menerima marga dan gelar secara adat, maka orang itu akan memiliki kedudukan bagi etnis Mandailing.

"Dia punya kedudukan yang jelas dalam konstelasi peradatan Mandailing," ujar Darmin.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jokowi

Sumber : Antara
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top