Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ahok & Gatot Favorit Dampingi Jokowi, PDIP Minta Jangan Terlalu Gaduh

Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan menolak berkomentar terkait dengan bursa calon pasangan Presiden Joko Wododo pada Pemilihan Presiden 2019.
Samdysara Saragih
Samdysara Saragih - Bisnis.com 12 Oktober 2017  |  17:30 WIB
Ahok & Gatot Favorit Dampingi Jokowi, PDIP Minta Jangan Terlalu Gaduh
Ridwan Kamil, Jokowi, dan Ahok - Instagram
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA — Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan menolak berkomentar terkait dengan bursa calon pasangan Presiden Joko Wododo pada Pemilihan Presiden 2019.

Padahal, sejumlah lembaga survei telah mengumumkan tokoh-tokoh yang disukai rakyat sebagai tandem Jokowi. Teranyar, Indikator Politik Indonesia (IPI) merilis nama mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo sebagai cawapres paling populer.

"Yang masih jauh tidak perlu dibuat gaduh," kata Ketua DPP PDIP Bidang Perekonomian Hendrawan Supratikno via pesan singkat, Kamis (12/10/2017).

Dalam survei IPI, nama Basuki dan Gatot menduduki dua besar simulasi 16 dan 8 nama kandidat cawapres Jokowi. Ketika diberikan 16 pilihan, responden pemilih Basuki dan Gatot masing-masing 16% dan 10%.

Tatkala dikerucutkan menjadi 8 nama, keduanya memperoleh dukungan berturut-turut 17% dan 14%. Namun, ketika IPI menyisihkan nama Basuki maka Gatot mendapatkan 25% suara, diikuti Menteri Keuangan Sri Mulyani sebesar 24% dan Kepala Polri Jenderal Pol. Tito Karnavian 12%.

Politisi PDIP Puti Guntur Soekarno mengatakan saat ini Jokowi masih fokus bekerja untuk mewujudkan janji kampanye Pilpres 2014. Salah satu program yang dinilainya berhasil adalah Kartu Indonesia Pintar yang telah terdistribusikan sebanyak 19 juta keping.

"Saya akui ada sedikit catatan dalam bidang ekonomi. Tapi Belanda masih jauh. Ada kesempatan untuk meningkatkan kinerja," ujarnya di Jakarta, Rabu (11/10/2017).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi ahok Gatot Nurmantyo
Editor : Stefanus Arief Setiaji
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top