Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Din Syamsudin: Gatot Nurmantyo Tidak Takut pada Siapapun Kecuali Tuhan

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin mengharapkan penerus tongkat komando Panglima TNI tetap merangkul umat Islam seperti yang dilakukan oleh Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.
Samdysara Saragih
Samdysara Saragih - Bisnis.com 07 Oktober 2017  |  18:30 WIB
Din Syamsudin: Gatot Nurmantyo Tidak Takut pada Siapapun Kecuali Tuhan
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo keluar dari Kantor Kepresidenan, Jakarta, Kamis (28/9). - ANTARA/Rosa Panggabean
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA – Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin mengharapkan penerus tongkat komando Panglima TNI tetap merangkul umat Islam seperti yang dilakukan oleh Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

“Hubungan umat dengan TNI harus erat, tidak boleh ada yang memisahkan. Tapi ini tergantung Panglima TNI-nya. Kalau tak seperti Pak Gatot, umat Islam akan dilupakan lagi,” katanya katanya dalam acara Pengajian Bulanan PP Muhammadiyah: Islam, TNI, dan Kedaulatan Bangsa di Jakarta, Jumat (6/10/2017) malam.

Gatot akan purnatugas pada 13 Maret 2018 ketika usianya tepat 58 tahun. Calon pengganti pria asal Tegal itu kemungkinan besar adalah satu dari tiga kepala staf saat ini.

Din sependapat dengan gagasan perang proksi yang kerap dilontarkan Gatot dalam sejumlah kesempatan. TNI, kata dia, harus menjaga kedaulatan Indonesia karena negara lain mengincar kekayaan alam negeri ini.

“Saya lihat Pak Gatot ini sosok yang tak takut pada siapapun, kecuali Tuhan,” ujarnya.

Saat ini, menurut Din, umat Islam membutuhkan sosok yang dapat membela kepentingan mereka. Sayangnya, dia melihat tokoh-tokoh yang diharapkan dapat bersuara justru memilih untuk diam.

Di sisi lain, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini melihat posisi umat Islam dalam bidang kehidupan belum proporsional. “Jangan sampai umat Islam tak mendapatkan tempat yang sewajarnya.”

Sementara itu, Jenderal Gatot juga memuji peranan umat Islam dalam perjuangan kemerdekaan, perumusan Pancasila, dan pendirian TNI. Menurutnya, jiwa patriotisme itu berasal dari semangat jihad untuk membela bangsa dan Tanah Air.

Dia pun mengajak umat Islam sebagai kelompok mayoritas untuk melindungi umat minoritas. Dengan perannya itu, Gatot mengatakan Indonesia dapat terhnidar dari skenario pecah-belah yang diharapkan bangsa lain.

“Banyak celah untuk merusak bangsa, tetapi selama umat Islam bersatu tidak akan,” ucap mantan Panglima Kostrad ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tni islam Gatot Nurmantyo
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top