Penggunaan Dana Desa: BPKP Catat 10% Menyimpang

Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan menemukan indikasi penyimpangan hingga 10% dari total penyaluran dana desa pada 2016.
Arys Aditya
Arys Aditya - Bisnis.com 18 Mei 2017  |  16:54 WIB
Penggunaan Dana Desa: BPKP Catat 10% Menyimpang
Presiden Joko Widodo (kanan) menyalami Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Ardan Adiperdana (kiri) seusai acara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3). Ardan Adiperdana dilantik menjadi Kepala BPKP menggantikan Mardiasmo yang kini menjabat Wakil Menteri Keuangan. - ANTARA

Kabar24.com, JAKARTA — Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan menemukan indikasi penyimpangan hingga 10% dari total penyaluran dana desa pada 2016.

Kepala BPKP Ardan Adiperdana mengemukakan, temuan tersebut didapatkan dari kajian BPKP atas 260 desa yang menjadi sampel pemantauan. Adapun, penyimpangan tersebut sebagian besar adalah penggunaan dana desa yang tidak sesuai dengan prioritas yang ditetapkan sebelumnya.

“Misalnya harusnya dipakai bangun infrastruktur malah dipakai bangun pagar. Kami rangkum ada sekitar 5%—10% tidak sesuai proritas yang ditetapkan,” katanya usai Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Pengawasan Internal Pemerintah 2017 di Istana Negara, Kamis (18/5/2017).

Berdasarkan dokumen APBN 2017, Dana Desa pada tahun ini mencapai Rp60 triliun, naik dari tahun lalu Rp43 triliun dan pada 2015 sebesar Rp20 triliun. Pada 2017, jumlah desa penerima Dana Desa sebanyak 74.954 desa dengan rata-rata alokasi dana desa per desa sebesar Rp800,5 juta.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
KPK, bpkp, dana desa

Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top